JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Dewan Usul Pembubaran BLUD Griya Layak Huni

Dewan Usul Pembubaran BLUD Griya Layak Huni

11
BAGIKAN
Wakil Ketua Komisi II DPRD Surakarta, Supriyanto. Foto : Dok

SOLO – Kalangan DPRD meminta Pemkot membubarkan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Griya Layak Huni (GLH).

Pasalnya, lembaga tersebut dinilai sudah tidak layak dipertahankan karena tidak ada kejelasan penggunaan hibah dari United Nation (UN) Habitat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Surakarta, Supriyanto mengungkapkan dari awal memang ada masalah dari sisi transparansinya. Pasalnya, hibah dari UN Habitat senilai Rp 10 miliar terkesan mandeg di bank dan hanya dicairkan sebagian kecil.

“Laporan terakhir saat ini masih tersisa Rp 4 miliar. Itu pun aset tidak bergerak yakni tanah di wilayah Kadipiro. Pencairan pada 2012 silam juga Rp 350 juta. Dan perlu diketahui juga, bantuan itu ngendon di bank beserta bunganya. Selain masuk ke ranah hukum, kami pun menilai jika BLUD itu sudah tidak layak dan patut dibubarkan,” tegas dia kepada Joglosemar, Senin (22/5/2017).

Pembubaran itu, lanjut dia, bisa dilakukan karena sudah memenuhi aspek ketidaklayakan sebuah lembaga. Jika terus dibiarkan, maka akan lebih sulit mempertanggungjawabkannya.

Apalagi, kasus yang ada di internal BLUD GLH sudah masuk ranah pidana dan sudah ada yang masuk bui. Artinya, berpijak dari kasus tersebut, maka Pemkot harusnya sudah mulai memikirkan keberlangsungan lembaga itu.

Lantaran tidak ditindaklanjuti, DPRD pun memasukkanya kembali dalam rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota 2016.

Tidak hanya itu, ternyata Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga menemukan adanya ketidaksesuaikan di tubuh BLUD GLH. Di mana, saldo kas BLUD GLH belum diserahkan ke kas daerah sehingga BPK meminta pemindahan dana itu segera dilakukan.

Menanggapi hal itu, Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo sudah memerintahkan jajarannya untuk menindaklanjuti hal itu.

“Kami sudah meminta Kepala Dinas Perkim, Pak Agus (Agus Djoko Witiarso, red) untuk mengurus masalah ini. Jadi, kami harapkan segera selesai,” ucapnya saat ditemui di balaikota beberapa waktu lalu.

#Murniati