JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Daerah Diduga Konsleting Listrik, Pabrik di Telukan Ludes Terbakar

Diduga Konsleting Listrik, Pabrik di Telukan Ludes Terbakar

215
BAGIKAN

 

Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani
MENYALA—Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar gedung pabrik plastik, PT Cahaya Kharisma Plasindo, di kawasan Telukan, Grogol, Sukoharjo, Selasa (2/5/2017) sore WIB.

SUKOHARJO—Sebuah pabrik plastik, PT Cahaya Kharisma Plasindo yang terlokasi di belakang kantor Kelurahan Telukan, Kecamatan Grogol Sukoharjo, mendadak terbakar, pada Selasa (2/5/2017), sekitar pukul 17.00 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Salah satu karyawan pabrik, Muhtadin mengaku saat pertama kali melihat kepulan asap cukup tebal dari arah utara ruangan pabrik. Ia langsung menghampiri sumber asap dan melihat api sudah menjalar dan membesar. Ia pun langsung memanggil satpam untuk meminta bantuan.

“Sepertinya karena konsleting listrik, soalnya soalnya saat dipadamkan ada bunyi pletak-pletak. Tidak ada karyawan karena memang sedang ada renovasi dan tidak digunakan untuk produksi,” ungkap Muhtadin.

Karyawan lain yang tidak mau disebutkan namanya menambahkan, bangunan pabrik yang terbakar tersebut merupakan gudang penyimpanan biji plastik. Saat mendengar kebakaran terjadi, dirinya langsung menuju lokasi kejadian bersama rekan karyawan lainnya.

Menurutnya, pemilik pabrik yang merupakan warga Solo Baru juga sudah mengetahui kebakaran tersebut dan datang ke lokasi kejadian. “Memang karyawannya tidak ada yang di sini karena di sini hanya sebagai tempat penyimpanan bahan baku saja,” kata dia, Selasa (2/5/2017).

Camat Grogol, Bagas Widaryatno menuturkan, pihaknya langsung memanggil petugas pemadam kebakaran seusai mendapat laporan dari warga. Tak hanya dari Sukoharjo, petugas Damkar juga didatangkan dari Solo, Karanganyar, dan Wonogiri.

“Kami langsung menghubungi pihak damkar agar segera memadamkan api. Karena di belakang pabrik dengan hanya berjarak parit kecil itu sudah pemukiman warga. Namun warga tidak perlu khawatir karena api sudah bisa mulai dipadamkan,” tuturnya.

Adapun Kapolsek Grogol, AKP Sarwoko menambahkan, pengamanan lokasi kejadian langsung dilakukan oleh petugas. Saat kejadian, dimungkinkan hanya ada satpam yang berjaga.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dari Sukoharjo, Karanganyar, Solo dan Wonogiri dikerahkan guna memadamkan api.

Ia berujar setelah satu setengah jam, api sudah bisa dikendalikan oleh petugas Damkar sehingga tidak merembet ke pemukiman warga.

“Kami belum bisa memastikan penyebab pasti kejadian tersebut karena masih harus berkoordinasi dengan Labfor Semarang. Kami juga belum bisa menaksir berapa kerugiannya. Yang pasti bahan baku biji plastik, karung goni dan kerusakan bangunan pabrik,” tukasnya.

Dynda Wahyu Wardhani