JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Dishub Gencar Sosialisasi Aturan Operasional Feeder Batik Solo Trans

Dishub Gencar Sosialisasi Aturan Operasional Feeder Batik Solo Trans

30
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PELUNCURAN FEEDER BST – Sejumlah angkutan feeder Batik Solo Trans terparkir di halaman kantor Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Selasa (21/3). Angkutan feeder BST tersebut rencananya akan diluncurkan pada Senin (27/3) mendatang.

SOLO – Operasional angkutan kota (angkot) pengumpan (feeder) Batik Solo Trans (BST) akan dievaluasi enam bulan sejak diluncurkan 6 April lalu.

Evaluasi dilakukan terkait dengan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sampai saat ini belum dijalankan sepenuhnya.

Kepala Dinas Pehubungan (Dishub) Kota Surakarta, Hari Prihatno mengakui, pihaknya menerima banyak laporan di lapangan tentang pelanggaran SOP feeder. Terkait hal itu, pihaknya akan terus mengintensifkan sosialisasi SOP feeder kepada para sopir.

“Masih ada pelanggaran, misalnya feeder beroperasi dengan pintu mobil terbuka padahal sudah dilengkapi dengan pendingin udara. Memang tidak mudah mengubah kebiasaan sopir angkot dari yang biasanya bekerja tanpa SOP baku, kemudian diminta mematuhi standar operasional yang sudah ditetapkan,” ujarnya, Kamis (4/5/2017).

Kendati demikian, pihaknya tetap akan mengenakan sanksi untuk pelanggaran yang ada. “Driver angkutan feeder ini menggunakan SOP baru, yang keluar dari kebiasaan selama ini. Tidak mudah untuk mengubah mindset. Maka itu, sosialisasi tentang SOP terus dilakukan,” tambahnya.

Mengenai sanksi, Hari mengatakan bisa sampai pada penarikan armada jika dari hasil evaluasi ditemukan pelanggaran yang dinilai berat.

“Namun sebelum ditarik ya tentu ada teguran-teguran, jika diketahui melanggar. Tapi kalau sudah berat, ya ditarik. Selama enam bulan pertama, akan dievaluasi. Butuh proses agar operasional angkot feeder bisa berjalan dengan optimal dan menguntungkan semua pihak, baik kru angkutan maupun masyarakat pengguna jasa,” pungkasnya.

#Triawati Prihatsari Purwanto