JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Dishub Sukoharjo Gencarkan Patroli Angkutan Barang

Dishub Sukoharjo Gencarkan Patroli Angkutan Barang

16
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani
ANTISIPASI—Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo tengah memeriksa kendaraan saat melakukan patroli ketertiban kendaraan angkutan barang di Bundaran Patung Kuda, Solo Baru, Jumat (5/5).

SUKOHARJO—Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo menggelar patroli rutin dengan fokus menertibkan kendaraan angkutan barang terkait uji kelayakan dan ketertiban pengendara.

Selain itu, guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat angkutan barang yang tidak memenuhi kelayakan.

“Kami sering menemukan adanya kecelakaan lalu lintas oleh kendaraan angkutan barang. Hal tersebut biasanya disebabkan kendaraan tidak memenuhi uji kelayakan dan mengangkut barang melebihi ketentuan,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Oprasi (Dalops) Dishub Sukoharjo, Budi Sutrisno, Jumat (5/5/2017).

Disampaikan Budi, patroli rutin sudah dilakukan Dishub sejak pertengahan April lalu. Hal tersebut tentunya juga bertujuan untuk menekan adanya kecelakaan lalu lintas.

Patroli dilakukan menyeluruh di 12 kecamatan Sukoharjo dengan melibatkan minimal dua personil setiap harinya.

“Yang pasti kami akan memperhatikan apakah kendaraan sudah memiliki dan memasang plat ujinya. Bila memang belum, maka akan kami berhentikan. Selain itu kami juga memeriksa muatan barang kendaraan tersebut,” jelasnya.

Pihaknya mengatakan, bila ditemukan ada kendaraan yang terbukti melanggar, maka akan ada penindakan. Namun pihaknya akan tetap mengedepankan pembinaan.

Diharapkan dengan adanya patroli rutin tersebut, pengendara akan lebih memperhatikan keselamatan. Selain angkutan barang, pemeriksaan juga menyasar angkutan umum.

Patroli tersebut akan menyasar wilayah pinggiran Sukoharjo, yakni di wilayah Bulu dan lain sebagainya. Selain itu, juga akan didirikan pos pantau di wilayah Kadilangu sampai Tugu Lilin.

“Angkutan barang maupun umum semua punya resiko bila memang selalu dibiarkan dan tidak tertib. Maka dari itu dari patroli ini kan kami evaluasi setiap bulannya untuk mengetahui dampak di lapangan,” pungkasnya.

Dynda Wahyu Wardhani

BAGIKAN