Ditinggal Tarawih, Rumah Pengusaha Sragen Ini Malah Dibobol Maling

Ditinggal Tarawih, Rumah Pengusaha Sragen Ini Malah Dibobol Maling

3372
Joglosemar | Wardoyo
OLAH TKP—Kapolsek Karangmalang AKP Agus Irianto bersama tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah pengusaha asal Mojorejo, Kecamatan Karangmalang yang dibobol pencuri saat ditinggal salat Tarawih, Minggu (28/5/2017).


SRAGEN—
Bulan Ramadan ternyata tak membuat tindak kriminal ikut mereda. Buktinya, aksi pencurian dengan memanfaatkan kelengahan pemilik rumah yang sedang menjalankan ibadah salat Tarawih justru terjadi di Karangmalang.

Rumah milik seorang pengusaha, Rusniyati (33), warga Dukuh Sarimulyo RT 5, Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang dibobol oleh pelaku tak dikenal sekitar pukul 19.30 WIB, Sabtu (27/5/2017). Informasi yang dihimpun di lapangan, pelaku diperkirakan menyelinap dengan memanfaatkan kondisi rumah yang kosong ditinggal ke masjid.

Menurut keterangan korban saat diinterogasi kepolisian, malam itu sekitar pukul 19.00 WIB, ia berangkat ke masjid untuk menunaikan salat Tarawih. Sebelum pergi, ia tak lupa mengunci pintu rumahnya tersebut.

Baca Juga :  Penggerebekan Bandar Terbesar Sragen. Polisi Tercengang Lihat 2 Kardus Berisi 32.750 Butir Pil Koplo

Namun, sepulang dari Tarawih sekitar pukul 20.00 WIB, ia kaget mendapati pintu rumah sudah dalam kondisi tidak terkunci dan terbuka. Ia makin kaget melihat seisi rumah sudah berantakan. Korban langsung berinisiatif mengecek kamar dan sekitarnya.

Dari hasil pengecekan, barang yang amblas digondol pencuri di antaranya sebuah laptop, sebuah notebook, sebuah ipad Apple, satu unit handphone merek Samsung, dan sebuah tas tangan merek Nike. Semua barang itu ditinggal korban di ruang tamu dan sebagian disimpan di dalam kamar.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hampir Rp 10 juta. Ia kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Karangmalang. Kapolres Sragen melalui Kapolsek Karangmalang AKP Agus Irianto membenarkan adanya kejadian tersebut.

Baca Juga :  Pemenang 30 Proyek di Sragen Resmi Dibatalkan Rekanan dan DPRD Kecam Kebijakan Tender Ulang

Menurutnya, sesaat setelah mendapat laporan, timnya langsung diterjunkan melakukan olah TKP. Hasilnya, ditemukan jejak pelaku yang diperkirakan masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel kaca jendela dan kemudian keluar melalui pintu depan.

“Barang yang dicuri adalah perangkat elektronik seperti HP, ipad, laptop, dan notebook serta tas. Kerugian sekitar RP 10 juta. Saat ini masih kami lakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelakunya,” jelasnya. # Wardoyo

BAGIKAN