JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional DPRD Segera Panggil Panpel Sragen United

DPRD Segera Panggil Panpel Sragen United

1118
BAGIKAN
Ratusan Pasoepati terlihat berada di luar pagar lantaran tribun dinilai terlalu sempit untuk menampung ribuan Pasoepati yang datang dalam laga di Stadion Taruna SRagen, Minggu (30/4). Foto : Nofik Lukman Hakim

SRAGEN—Lebih dari 6.000 suporter memadati Stadion Taruna, Sragen, Minggu (30/4/2017) sore, saat dilangsungkannya pertandingan antara tim tuan rumah Sragen United melawan Persis Solo.

Jumlah penonton yang melebihi kapasitas stadion tak pelak membuat jalannya sempat pertandingan terganggu.

Jumlah penonton yang memadati tribun penonton bahkan hingga merangsek ke pinggir lapangan membuat laga lanjutan babak grup 4 Liga 2 tersebut sempat dihentikan sesaat.

Kendati pada akhirnya laga dapat dirampungkan, namun hal tersebut tetap jadi perhatian pihak DPRD Sragen, yang berencana memanggil Panpel guna mendapat penjelasan terkait pelaksanaan pertandingan.

Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto, bersama dengan Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno memang sengaja menyempatkan diri menonton langsung gelaran laga kompetisi profesional pertama di Sragen tersebut. Hasilnya, menurut Bambang, masih ada sejumlah kekurangan terkait pelaksanaan pertandingan.

“Rencananya pekan depan kami akan memanggil Panpel terkait pelaksanaan pertandingan hari ini (Minggu, 30/4 – red),” terangnya saat ditemui wartawan usai pertandingan.

Pemanggilan tersebut dibenarkan Ketua Panpel Sragen United, Andi Anamnova. Namun begitu, Andi belum mengetahui kapan waktu maupun topik yang akan dibahas.

“Yang pasti saya akan memberikan penjelasan terkait pelaksanaan pertandingan, kondisi stadion yang dihadiri banyak penonton dan kompetisi Liga 2. Kami juga akan sampaikan hasil verifikasi PSSI tentang kondisi stadion yang perlu pembenahan,” ucap Andi.

Menurut Andi, wajar jika masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan pertandingan lalu. Pasalnya, Sragen baru pertama kali menggelar pertandingan profesional, ditambah Stadion Taruna memang memiliki keterbatasan kapasitas penonton.

“Kami mengakui ada banyak kekurangan. Kami pun sudah memohon maaf kepada tim dan suporter tamu karena tidak bisa memberikan jamuan yang maksimal. Ini jadi pembelajaran bagi kami,” lanjutnya.

Pembenahan

Tak hanya itu, hasil verifikasi kedua PSSI juga memerintahkan untuk segera dilakukan pembenahan di Stadion Taruna.

Hal tersebut tak pelak memaksa Sragen United untuk mencari alternatif stadion untuk laga kandang. Bila tak ada perubahan, Sragen United akan kembali menjadi tuan rumah pada Minggu (14/5/2017) mendatang.

“Kami belum putuskan akan pindah ke stadion mana. Saat ini kami malah sedang mengupayakan agar Stadion Taruna bisa digunakan lagi. Semoga saja tetap di Sragen,” ucapnya.

Nofik Lukman Hakim | Raditya Erwiyanto