DPRD Sragen Kritisi Visi 25.000 Lapangan Kerja dan Perbaikan Jalan

DPRD Sragen Kritisi Visi 25.000 Lapangan Kerja dan Perbaikan Jalan

170
Ilustrasi | Joglosemar/Kurniawan Arie

SRAGEN—Memasuki momen HUT ke-271 Sragen, DPRD Sragen menggulirkan evaluasi dan kritikan terhadap kinerja pemerintahan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wabup Dedy Endriyatno.

Komitmen penuntasan perbaikan infrastruktur jalan dan penyediaan 25.000 lapangan kerja yang dijanjikan saat kampanye, menjadi dua hal yang paling disorot.

Kritikan itu disampaikan oleh Sekretaris Komisi I DPRD, Joko Setiawan. Ia menyampaikan, memasuki tahun kedua pemerintahan, Yuni-Dedy masih harus bekerja keras.

Sebab dari pengamatannya, apa yang dicapai dan dilakukan selama setahun lebih, dinilai belum memperlihatkan perubahan yang berarti.

“Target penuntasan infrastruktur juga belum berjalan maksimal. Malah lelang proyek saja bermasalah dan pekerjaan jalan belum bisa dimulai. Saya melihat malah semakin parah sehingga timbul istilah jeglongan sewu,” ujarnya di sela-sela sidak jalan rusak di Gemolong akhir pekan lalu.

Baca Juga :  Belasan Peternak Tanon, Sragen Jadi Korban Sindikat Dagang Sapi Kurban. 3 Peternak Dibuang di Jalan, 6 Sapi Dilarikan

Politisi PDIP itu juga melihat program pengentasan kemiskinan dan pengangguran sejauh ini belum ada gereget untuk mengatasinya.

Lantas, visi misi menyediakan lapangan pekerjaan 25.000, menurutnya, sama sekali belum ada kejelasan untuk memulai membuka lapangan kerja baru. Bahkan, ia agak pesimistis lantaran yang terjadi saat ini justru ada ribuan buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Joko menambahkan, evaluasi dan kritik itu disampaikan agar pemerintahan Yuni-Dedy lebih terpacu untuk bekerja lebih keras lagi guna mewujudkan visi misi Sukowati Bangkit.

“Sehingga program-program unggulan yang dijanjikan dulu bisa direalisasikan. Utamanya jalan dan 25.000 lapangan pekerjaan itu yang paling ditunggu masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Kecil-Kecil Nyuri Motor Tetangga, Remaja di Sragen Ditangkap Saat Hendak Menjual ke Warnet

Sementara, Bupati Yuni saat berbicara di malam resepsi HUT Sragen pekan lalu menyadari bahwa selama setahun berjalan belum sepenuhnya bisa memenuhi harapan masyarakat.

Meski demikian, pihaknya tidak tinggal diam dan berharap doa serta dukungan masyarakat agar secara bertahap bisa mewujudkannya.

Terkait perbaikan infrastruktur, ia memastikan akan berupaya menaikkan anggaran perbaikan dari Rp 160-an miliar tahun 2017 menjadi sekitar Rp 200 miliar di 2018.

Sembari terus berkoordinasi dengan Pemprov dan pusat, mengingat jika hanya mengandalkan APBD tidak akan bisa karena 65 persen masih didominasi belanja tidak langsung.

 Wardoyo

BAGIKAN