JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Dua Mahasiswa Gasak Pemotor di Samping PMI Sragen. Ada Yang Tak Sadarkan...

Dua Mahasiswa Gasak Pemotor di Samping PMI Sragen. Ada Yang Tak Sadarkan Diri..

1327
BAGIKAN
Kondisi salah satu korban yang tak sadarkan diri dengan luka parah saat hendak dievakuasi Tim PMI dan Polres Sragen. Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN- Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Sukowati tepatnya di perempatan samping Kantor PMI Sragen, Rabu (3/5/2017) malam. Dua orang mahasiswa yang berboncengan dengan sepeda motor tak sadarkan diri usai menggasak pengendara motor yang hendak menyeberang jalan.

Dua mahasiswa yang mengendarai Honda Vario AD 2211 ADE itu masing-masing Irvan Bagus Trisno (26) asal Widoro RT 35/11, Sragen Wetan dan teman yang diboncengkannya, Kusdono Noor Adiantoro (25) , asal Jl Bangka, Sragen Wetan.

Mereka menggasak Adib Husaini (20) warga Dukuh Joho RT 8/2, Pandak, Sidoharjo yang malam itu mengendarai Supra AD 5931 AJE.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi pukuk 22.00 WIB. Bermula ketika Adib melaju dari arah utara dan tengah menyeberang jalan raya. Sementara saat bersamaan, Irvan melaju dari arah timur dengan kecepatan tinggi.

Karena jarak sangat dekat, mahasiswa itu gagal menguasai kendaraannya. Tabrakan hebat tam terhindarkan. Benturan keras membuat ketiga pengendara jatuh terkapar dengan luka parah.

“Saat kami datang mengevakuasi, ada yang tidak sadarkan diri. Ada yang patah tulang juga. Semua langsung dirujuk ke RSI Amal Sehat, ” papar Kepala Markas PMI Sragen, Dwi Purwanto didampingi Ketua Tim Sukarelawan, Endro.

Akibat kecelakaan itu, dua sepeda motor ringsek. Kusdono mrngalami luka patah bahu dan dilarikan ke RSUD Sragen, sedangkan Adib sempat tak sadarkan diri dengan mengalami luka robek bagian punggung kaki, patah kaki kanan dan dibawa ke RSI Amal Sehat. Sementara Irvan juga dibawa ke RSUD.

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Dwi Erna Rustanti melalui Kanit Laka Iptu Sudarmaji membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya tidak ada korban jiwa meski beberapa korban sempat dilarikan ke rumah sakit.

“Saat ini masih dalam penyelidikan. Penyebabnya karena jarak terlalu dekat, pemotor dari arah timur gagal menghindar pemotor yang menyeberang, ” terangnya. (#Wardoyo)