Gagal Tembus Semifinal, Askot PSSI Segera Evaluasi Persis Junior

Gagal Tembus Semifinal, Askot PSSI Segera Evaluasi Persis Junior

97
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PERSIS JUNIOR MENANG – Pemain Persis Solo Junior, Didik Dwi Darmawan melakukan duel udara dengan pemain PSISra Sragen dalam laga terakhir grup A Piala Soeratin 2017 Zona Jateng di Stadion Manahan, Surakarta, Kamis (27/4). Persis Solo Junior menang 2-0.

SOLO- Langkah Persis Solo Junior harus terhenti di babak 12 besar Piala Soeratin 2017 zona Jateng, setelah hanya mampu finish di posisi runner-up grup G.

Atas hasil ini untuk kesekian kalinya, tim Persis Junior gagal mencapai capaian terbaiknya pada tahun 2014 silam, yakni menjadi runner-up Piala Soeratin tingkat Nasional.

Begitu juga dengan tahun 2016, Persis Junior hanya mampu berada di babak semifinal Piala Soeratin Zona Jateng.

Ketua Askot PSSI Solo Paulus Haryoto menerangkan, secepatnya pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh, untuk mengetahui kegagalan tim asuhan Muhammad Nurhadi El Hamid ini.

Baca Juga :  Sebelum Pulang ke Kampung Halaman, Pemain Persis Solo Dapat Selebaran Ini

“Tentu ada evaluasinya, mungkin bukan dalam waktu dekat ini. Mungkin bisa pekan depan kami akan lakukan evaluasi,” jelasnya kepada Joglosemar, Senin (22/5/2017).

Meski begitu, Paulus megakui jika musim ini Persis Junior sudah menujukan kerja kerasnya. Hanya, menurutnya keberuntungan belum berpihak kepada tim muda Kota Bengawan.

“Setiap kali laga kandang saya mencermati, sebenarnya permainan mereka bagus, mereka selalu ngotot di setiap pertandingan. Namun keberuntungan belum ada dipundak mereka,” katanya.

Baca Juga :  Persis Solo Ditahan Imbang Persatu Tuban 0-0

Ketika disinggung soal nasib pelatih Persis Junior yang akrab disapa Memet, Paulus belum bisa memastikannya. Karena untuk megambil keputusan harus berdasarkan kesepakatan bersama.

Terpisah Memet pasrah akan nasibnya di tim Persis Junior. Bahkan, ia menegaskan, apapun keputusan Askot ia siap menerima dengan baik.

“Kalau kecewa dengan hasil ini, itu tentu, namun mau bagaimana lagi. Saya sudah bekerja keras dan menunjukan hasil yang terbaik,” katanya.

Raditya Erwiyanto

BAGIKAN