JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Gara-gara Ini, Oknum PNS Dilaporkan ke Polsek Kedawung

Gara-gara Ini, Oknum PNS Dilaporkan ke Polsek Kedawung

887
BAGIKAN
Ilustrasi

SRAGEN—Seorang warga Dukuh Sidodadi RT 16, Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang, Hanung Nugroho (28) mengaku menjadi korban pemukulan oleh oknum PNS di lingkungan Pemkab Sragen, Senin (8/5/2017).

Akibat kejadian itu, pria satu putra itu terpaksa melaporkan oknum PNS berinisial SN itu ke Polsek Kedawung.

Ia menuturkan, aksi pemukulan terjadi kemarin pagi sekitar pukul 07.00 WIB di Dukuh Sidodadi, perbatasan Kedungwaduk dengan Kedawung. Menurut keterangannya saat melapor ke Polsek, PNS yang memukulnya sebenarnya masih tetangga RT.

Ceritanya, pagi itu dirinya dalam perjalanan pulang dari mengantar anaknya sekolah. Saat melewati depan rumah SN, bersamaan SN hendak berangkat ke kantor.

“Saat melihat saya, dia gertak saya. Lalu saya samperin, saya tanya baik-baik. Katanya saya dibilang kemaki dan lain sebagainya. Sempat adu mulut, tiba-tiba saya dipukul,” ujar Hanung.

Ia menguraikan, SN memukulnya satu kali dengan tangan kosong mengenai dekat bibir. Akibat pukulan itu, bibirnya mengalami luka memar di bagian tepi. Dia mengaku tak membalas.

Namun setelah itu ia langsung menuju ke Polsek Karangmalang untuk melapor. Oleh Polsek, disarankan melapor ke Polsek Kedawung karena lokasi kejadian sudah sedikit masuk ke wilayah Kedawung.

“Dari Karangmalang, saya disarankan melakukan visum, langsung saya ke Puskesmas Karangmalang dan divisum. Bukti visum saya bawa melapor ke Kedawung,” terangnya.

Hanung menambahkan, sebelumnya dirinya merasa tak pernah bermasalah dengan terlapor. Ia pun juga tak mengetahui penyebab dirinya dipukul.

Langkah melapor ke Polsek dilakukan karena dirinya hanya berharap apabila terbukti bersalah, pelaku bisa diproses secara hukum.

“Saya lapor Polsek Kedawung jam 10.00 WIB. Saya juga nggak tahu unsurnya apa tiba-tiba dipukul,” imbuhnya.

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Cahyo Widiarso mengaku belum menerima laporan itu.  Namun ia akan mengecek terlebih dahulu.

Wardoyo