JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Geledah Rumah Terduga Teroris di Tawangmangu, Densus 88 Amankan Deretan Barang Ini

Geledah Rumah Terduga Teroris di Tawangmangu, Densus 88 Amankan Deretan Barang Ini

200
BAGIKAN
Geledah Rumah : Tim Densus 88 bersama jajaran Polres Karanganyar menggeledah rumah Triyono terduga teroris di Watusambang, Tawangmangu.
Foto : Joglosemar Satria Utama

KARANGANYAR – Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri menggeledah rumah terduga teroris Triyono (31) di Dusun Watusambang, Desa Plumbon Kecamatan Tawanmangu, Senin (29/5/2017).

Penggeledahan juga melibatkan jajaran Polres Karanganyar Sebelumnya, Densus 88 sudah menangkap Triyono pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak mengemukakan, jajaran Polres Karanganyar ikut mem’back-up’ penggeledahan di rumah Triyono. Namun, Kapolres tidak menjelaskan keterlibatan terduga teroris dalam aksi teror.

“Memang benar terduga teroris bernisial T (Triyono) telah ditangkap Densus 88 sekitar pukul  06.00 WIB pagi tadi (kemarin). Polres Karanganyar membackup penggeledahan di rumah T,” terang Kapolres kepada wartawan.

Ade Safri menjelaskan, tim gabungan telah berhasil mengamankan sedikitnya 10 item barang dari rumah terduga teroris.

Ia menyebutkan, barang yang disita diantaranya 1 unit sepeda motor, dua unit ponsel, pestisida, pupuk berwarna hijau dan merah, lakban serta alumunium foil.

Pihak Densus 88 terus mendalami sejumlah barang yang disita serta peran terduga teroris dalam melakukan aksi teror. Kapolres hanya menyebut kuat dugaan Triyono terlibat dalam kejadian teror di Solo.

“Kuat dugaan T ada kaitannya dengan kejadian di Solo beberapa waktu lalu. Selanjutnya akan didalami tim Densus 88,” imbuh dia.

Geledah Rumah : Tim Densus 88 bersama jajaran Polres Karanganyar menggeledah rumah Triyono terduga teroris di Watusambang, Tawangmangu.
Foto : Joglosemar Satria Utama

Pada bagian lain, Ketua RT 02 RW 006 Watusambang, Sugeng, mengungkapkan, ia terahir kali bertemu dengan Triyono pada Minggu (28/5/2017) malam. Saat itu, Triyono menjalankan Salat Tarawih bersama warga lain di masjid sekitar.

Namun, pada esok harinya (Senin, kemarin) tiba-tiba dia mengaku didatangi petugas kepolisian dari Polsek Tawangmangu jika akan ada penggeledahan di rumah Triyono.

Menurut dia, kepribadian Triyono sangat aktif dan ramah dengan lingkungan. Bahkan, ia mengaku kaget, jika Triyono diduga terlibat dalam jaringan teroris.

“Saya terahir ketemu (Triyono) kemarin malam (Minggu). Esok harinya saya mendapat kabar ditangkap Densus 88 selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah Triyono,” terang Sugeng.

Satria Utama