JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Haedar Nashir Resmikan Gedung B RS PKU Muhammadiyah Solo

Haedar Nashir Resmikan Gedung B RS PKU Muhammadiyah Solo

37
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PERESMIAN GEDUNG B – Ketua Umum PP Muhammadiyah, KH Haedar Nashir, (tengah) didampingi Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr Mardiatmo, SpRad (kedua kanan) menekan tombol sirine dalam Peresmian Gedung B RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Sabtu (20/5/2017).

 SOLO- Ketua Umum PP Muhammadiyah, KH Haedar Nashir meresmikan Gedung B RS PKU Muhammadiyah Surakarta,  Sabtu (20/5/2017) pagi. Pihaknya memberikan apresiasi kepada RS PKU Muhammadiyah Surakarta dengan kenyamanan dan pelayanan yang prima

“Ini adalah RS paripurna dan tidak semua RS bisa mencapai titik ini. Artinya, RS tidak hanya mampu menampung pasien dalam pengobatan dalam hal ini kuantitas, tapi juga kualitas. Untuk itu, kami berharap RS ini mampu menciptakan suasana sehat sehingga pasien merasa tidak dalam keadaan sakit,” ujarnya usai peresmian.

Gedung B ini masih satu lokasi dengan RS PKU Muhammadiyah Solo yang lama. Yakni, di Jalan Ronggowarsito 130 (sisi utara), namun tembus langsung ke Jalan Yosodipuro. Gedung B ini juga menjadi gedung tertinggi di RS PKU Muhammadiyah karena terdiri dari tujuh lantai.

Sementara itu, Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr Mardiatmo, SpRad menambahkan pihaknya tidak hanya meningkatkan kuantitas tapi kualitas. Di mana, selain ruang rawat inap, RS juga menambah fasilitas instalasi farmasi, hemodialisa dan kemoterapi.

“Gedung B ini terdiri dari tujuh lantai. Pembangunan ini menghabiskan dana Rp 46 miliar dengan pengerjaan 18 bulan. Tidak hanya ruang rawat inap, tapi juga ruang kemoterapi yang menampung 14 bed, ruang hemodialisa untuk 56 pasien per shift,” tegasnya.

Dengan penambahan fasilitas itu, RS mampu menampung pasien JKN tanpa harus naik kelas. Karena dengan naik kelas, pasien harus merogoh kocek lebih dalam. Selain itu, RS PKU Muhammadiyah Surakarta juga sudah terakreditasi KARS Paripurna kedua pada 2017.

Ketua Komite Medik RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr Soffin Arfian, SpOG menambahkan ruang perawatan di gedung B tersebut sangat canggih. Di mana, setiap ruangan sudah disertai alat penanganan jantung dengan pendeteksi ruangan. “Petugas terdekat bisa langsung memberikan penanganan. Jadi, pasien bisa lebih cepat tertangani,” imbuh dia. #Murniati