Hama Wereng Cokelat Serang 14 Desa di Wonogiri, Ribuan Hektar Padi Terancam

Hama Wereng Cokelat Serang 14 Desa di Wonogiri, Ribuan Hektar Padi Terancam

66
ilustrasi lahan padi. Foto : Ario Bhawono

WONOGIRI—Serangan hama wereng batang cokelat mengganas di Kecamatan Eromoko. Sedikitnya 78 hektare lahan tanaman padi rusak diserang hama tersebut.

Sementara 1.595 hektare lahan lainnya terancam. Serangan hama wereng cokelat melanda di sedikitnya 14 dari 15 desa/kelurahan di Kecamatan Eromoko.

“Hanya di Desa Basuhan yang sampai saat ini tidak ditemukan serangan hama wereng batang cokelat maupun ancamannya,” beber Camat Eromoko, Danang Erawanto, Jumat (5/5/2017).

Disampaikan Danang, serangan hama wereng batang cokelat itu sudah berlangsung sejak April lalu dan masih terjadi hingga saat ini. Sehingga, menurut Danang, besar kemungkinan luasan lahan yang terserang bakal bertambah.

Baca Juga :  Niat Selfie di Gunung Cumbri Berakhir Petaka, Korban Ditemukan Berjarak 300 Meter dari Lokasi Awal

Akibat serangan hama wereng cokelat, sedikitnya 14 hektare lahan tanaman padi mengalami kerusakan ringan, sementara 64 hektare lainnya rusak dalam kategori sedang. Belum ada laporan adanya lahan tanaman padi yang sampai puso.

Serangan hama wereng cokelat ini melanda di 14 desa di Kecamatan Eromoko, yakni meliputi Desa Pucung, Sindukarto, Panekan, Baleharjo, Minggarharjo, Tegalharjo, Ngadirejo, Puloharjo, Sumberharjo, Eromoko, Pasarkan, Ngandong, Tempurharjo, dan Ngunggahan.

Baca Juga :  Lebaran, Harga Tiket Wisata di Wonogiri Naik

Danang memaparkan, upaya sigap perlu dilakukan untuk menghentikan serangan hama ini. Jika dibiarkan, ribuan hektare tanaman padi akan terancam dan bakal benar-benar terserang.

Langkah yang telah diambil, lanjut Danang, diantaranya dengan penyemprotan secara massal dan serentak.

Penyemprotan serentak, menurut Danang, adalah sebuah keharusan karena penyemprotan hanya dilakukan sendiri-sendiri, maka hama wereng cokelat hanya akan berpindah-pindah dari satu lahan ke lahan lain yang tidak disemprot.

“Sampai saat ini penyemprotan sudah menghabiskan 41 botol pestisida bantuan Dinas Pertanian dan Pangan,” papar Danang.

1
2
BAGIKAN