Hindari Razia Polisi di Hotel, Pasangan Tak Resmi Ini Lakukan Hal Nyleneh...

    Hindari Razia Polisi di Hotel, Pasangan Tak Resmi Ini Lakukan Hal Nyleneh  

    1936

     

    CIPTA KONDISI—Kapolsek Ceper AKP Warsono saat memimpin operasi cipta kondisi jelang Ramadan di sebuah hotel di Ceper, Klaten.
    Joglosemar | Dani Prima

    KLATEN– Kelakuan nyeleneh dilakukan pasangan tak resmi alias belum menikah untuk menghindari razia polisi di sebuah hotel di Ceper. Saifur (23) warga Kecamatan Cawas berakting menjadi Office Boy (OB) dengan menjemur handuk demi menghindari razia, Selasa (23/5).

    Saifur yang ditangkap bersama pasangan tak resminya bernama Amelia (21) warga Kecamatan Karangdowo. Dia sengaja berakting menjemur handuk agar lepas dari tangkapan anggota Polsek Ceper.

    Salah satu polisi Polsek Ceper yang enggan disebutkan namanya bercerita, setelah mengecek sejumlah kamar di hotel tersebut. Dirinya curiga, ada beberapa kamar yang kelihatannya baru saja ditinggalkan pemakainya.

    Baca Juga :  Kagama Bagikan 700 Sarung Gratis di Solo

    “Kami lalu telusuri lantai demi lantai hotel tersebut. Lalu kita temukan beberapa pasangan di lantai tiga atau lantai paling atas hotel tersebut. Orang-orang itu ada yang sedang menjemur handuk dan ada yang sedang duduk di pojokan,” katanya saat gelaran razia, Selasa (23/5).

    Anggota Polsek Ceper lantas menanyai orang-orang yang mencurigakan tersebut. Namun orang-orang yang ditanyai tersebut mengelak. Anggota Polsek Ceper pun tidak habis akal. Para petugas ini menemukan sebuah gelang yang tertinggal di sebuah kamar dan kemudian mencocokkan gelang tersebut kepada orang-orang tersebut. Dan salah satu orang tersebut mengakui sebagai pemilik gelang itu.  Maka terbongkarlah akting Saifur ini.

    Baca Juga :  Sido Muncul Berangkatkan 15.000 Pemudik Gratis

    “Kita temukan dua pasangan (empat orang) tak resmi yang bersembunyi di lantai atas hotel ini. Salah satunya ada yang akting lagi jemur handuk,” kata Kapolsek Ceper AKP Warsono.

    Warsono mengatakan, dalam operasi cipta kondisi menjelang Ramadan ini, pihaknya menggelar razia di dua hotel. “Kami harap pengelola hotel ikut menjaga agar tidak dimanfaatkan sebagai sarana portitusi,” kata Warsono.

    Dani Prima

     

     

     

     

    BAGIKAN