HMI Tuntut Koreksi Kenaikan Listrik

HMI Tuntut Koreksi Kenaikan Listrik

31
Joglosemar/Murniati
AKSI—Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Surakarta melakukan aksi di Jalan Adi Sucipto tepatnya di depan gedung DPRD setempat, Jumat (12/5/2017) sore

 SOLO- Puluhan orang yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Surakarta menggelar aksi di depan Gedung DPRD setempat, Jumat (12/5/2017) sore. Mereka menuntut pemerintah mengoreksi kebijakan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan mengusut dugaan korupsi e-KTP, serta menuntut DPR untuk menolak hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Koordinator Aksi Muh Arif Oksya, kenaikan TDL untuk 900 voltampere (VA) dinilai dapat menambah beban hidup masyarakat kecil. Untuk itulah, mereka meminta pemerintah arif dalam mengeluarkan kebijakan. “Rata-rata 18,7 juta WNI yang menjadi pelanggan listrik berdaya 900 VA. Dengan mengacu pada data itu, maka HMI Cabang Surakarta meminta pemerintah bijak dan mengevaluasi kebijakan itu. Jika itu tetap dilakukan, maka semakin membebani masyarakat menengah ke bawah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Armada Mudik Lebaran, Bupati Juliyatmono Imbau Pengusaha Bus Patuh

Tidak hanya itu, mahasiswa juga meminta pihak berwajib untuk menuntaskan kasus e-KTP. Di mana sudah ada beberapa nama tersangka, bahkan dari kalangan DPR. “Kami berharap penanganan kasus ini bisa dilakukan dengan transparan. Masyarakat perlu mengetahui perkembangannya,” tegasnya.

Sementara itu, soal upaya pelemahan KPK baik berupa teror terhadap salah satu penyidiknya Novel Baswedan, HMI berharap segera ditindak. “Kami berharap DPR membatalkan hak angket terhadap KPK dan juga usut tuntas kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan,” tuntut dia.

Baca Juga :  Miras Oplosan Kembali Telan Korban, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Aksi yang membuat ruas Jalan Adi Sucipto cukup macet itu ditemui oleh perwakilan anggota DPRD. Yakni Asih Sunjoto Putro, Muhadi dan Ardianto Kuswinarno. ”Kami akan menampung aspirasi dari mahasiswa dan dibawa ke ranah fraksi. Karena ini sudah menjadi isu nasional sehingga perlu ada penanganan yang cepat. Kami juga akan menyampaikan aspirasi anda semua ke Pimpinan DPRD,” tegas Asih.

#Murniati

 

BAGIKAN