Ibu Rumah Tangga Ini Dikukut Polisi Karena Jualan Ciu di Rumahnya

Ibu Rumah Tangga Ini Dikukut Polisi Karena Jualan Ciu di Rumahnya

59
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
RILIS PEKAT—Kapolsek Banjarsari, Kompol I Komang Sarjana (dua dari kiri) memeriksa barang bukti yang berhasil diamankan dari penjual dan pembeli minuman keras d saat rilis kasus di Mapolsekta Banjarsari, Surakarta, Selasa (23/5/2017)

SOLO- Seorang ibu rumah tangga dikukut petugas Polsek Banjarsari karena menjual minuman keras (miras) jenis ciu murni di rumahnya. Prihatin Sri Lestari (29), warga Kampung Bibis Baru Kelurahan Nusukan ditangkap polisi bersama puluhan liter miras sebagai barang bukti.

Kapolsek Banjarsari, Kompol I Komang Sarjana mengungkapkan, mendekati datangnya Bulan Ramadan 2017, pihaknya gencar melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat). “Pelaku menjual miras di rumahnya. Dan hal itu sudah cukup meresahkan masyarakat sekitarnya. Masyarakat yang khawatir, kemudian melapor ke Polsek Banjarsari,” ujar Kapolsek, Selasa (23/5/2017).

Baca Juga :  Demi Menukar Uang, Masyarakat Rela Antre dari Jam 4 Pagi

Sebanyak 30 liter miras jenis ciu murni yang dikemas ke dalam botol bekas air mineral ukuran 600 mililiter berhasil diamankan polisi. “Selain penjual miras, kami juga menangkap satu orang pembeli miras. Pembeli atas nama Sri Setiawan,” terang Kapolsek.

Baca Juga :  PPDB Online 2017 : Ditemukan 168 SKTM Fiktif, 1 SMA dan 5 SMK di Solo Lanjut Tahap Dua

Sementara itu, pelaku penjual miras, Prihatin mengaku mendapatkan miras langsung dari pabriknya di Bekonang. “Saya menjual Rp 9.000 per botol kecilnya. Saya mendapat untung bersih sekitar Rp 100.000 setiap minggunya. Saya terpaksa menjual untuk menambah pendapatan keluarga,” tutur pelaku.

Triawati Prihatsari Purwanto

 

BAGIKAN