JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Ini Lho, 6 Titik di Kota Solo Ini Berlaku Tarif Parkir...

Ini Lho, 6 Titik di Kota Solo Ini Berlaku Tarif Parkir Progresif!

132
BAGIKAN

SOLO – Enam titik lokasi parkir di Kota Solo diberlakukan tarif progresif mulai Kamis (1/6/2017) besok. Keenam titik lokasi parkir tersebut yaitu pelataran Pasar Singosaren, parkir gedung Pasar Singosaren, taman parkir Pasar Klewer 1-2 dan 3, serta tempat parkir basement Pasar Klewer.

Menurut Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta, M Usman, penerapan tarif parkir progresif dilakukan setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi kepada masyarakat dan stakeholder. Kendati demikian, Usman mengatakan tarif parkir progresif tersebut tidak berlaku bagi pengusaha maupun karyawan yang bekerja di tempat tersebut.

“Sebelumnya sudah disosialisasikan terkait tarif progresif ini. Mulai dari petugas parkir, pelaku usaha dan masyarakat. Bahwa tarif di enam lokasi tersebut akan dilipatkan 100 persen setiap dua jam sekali,” urainya, Selasa (30/5/2017).

Usman menjelaskan, teknis penerapan tarif parkir progresif ke depan akan menggunakan alat elektronik yang menghitung kenaikan tarif secara otomatis setiap dua jam sekali. Namun untuk awalnya, penerapan tarif progresif akan di back up dengan karcis parkir manual terlebih dulu.

“Tarif parkir progresif ini diberlakukan berdasarkan beberapa pertimbangan di antaranya banyaknya kendaraan yang diparkir dalam waktu lama di enam lokasi tersebut. Dan 60 persen dari lahan parkir digunakan untuk parkir pengusaha di sana. Dampaknya, masyarakat kesulitan mencari tempat parkir,” imbuhnya.

Seperti diketahui, enam lokasi parkir di area bisnis tersebut masuk kategori tempat khusus parkir sesuai Peraturan Walikota (Perwali) No 9 Tahun 2017 tentang Tempat Khusus Parkir dan Tarif Progresif. Usman mengatakan, tarif parkir normal yang berlaku adalah Rp 1.000 per kendaraan untuk sepeda motor dan Rp 2.000 per kendaraan untuk mobil.

“Lahan parkir di Solo kan terbatas. Kalau mayoritas area parkir dipakai untuk kendaraan pelaku usaha dan karyawan, ya ekonomi jadi kurang bergerak. Maka dengan diberlakukan tarif progresif ini diharapkan perputaran kendaraan di lokasi parkir bisa lebih cepat,” tukas Usman.