JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Jabatan Bakal Dihapus, 110 Sekretaris Desa di Wonogiri Menanti Putusan Bupati

Jabatan Bakal Dihapus, 110 Sekretaris Desa di Wonogiri Menanti Putusan Bupati

356
BAGIKAN
ilustrasi

WONOGIRI—Ratusan sekretaris desa (Sekdes) yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri kini tengah menanti kepastian dari Bupati Joko ‘Jekek’ Sutopo.

Mereka menanti kejelasan nasib mereka menyusul adanya rencana penghapusan jabatan Sekdes.

Keresahan para Sekdes muncul, menyusul pro kontra terkait adanya penarikan atau mutasi besar-besaran ratusan Sekdes PNS di Wonogiri tersebut. Hal tersebut diungkapkan sejumlah Sekdes PNS yang dihubungi, Minggu (7/5/2017).

Para Sekdes mengungkapkan, mereka menunggu keputusan bupati terkait wacana penarikan jabatan strategis setiap desa itu.

Sebelumnya, sekitar 110 Sekdes PNS di Kabupaten Wonogiri sudah dikumpulkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonogiri di kantor Pemkab.

“Terus terang waktu itu sempat ramai karena suara kami (Sekdes) pecah. Ada yang bersikap pro dan kontra, karena sekitar 50 persen keberatan dengan rencana penarikan Sekdes ke pemerintahan di atasnya baik kecamatan maupun kabupaten (dinas). Sedangkan sisanya lagi masih ingin mengabdi di desa,” ungkap Sekdes yang meminta namanya dirahasiakan.

Perbedaan sikap tersebut, tambahnya, lantaran ada sekitar 50 Sekdes PNS yang selama ini tinggal dan menjabat di desa sendiri dan sebentar lagi memasuki masa pensiun. Dan jika sampai ditarik ke tingkat kabupaten (dinas), maka dinilai akan menambah beban Sekdes bersangkutan.

“Selain jaraknya jauh juga butuh biaya transportasi yang lebih mahal,” tutur Sekdes yang mengaku jarak dari rumahnya ke kota kabupaten mencapai sekitar 30-40 kilometer.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo, saat dikonfirmasi secara terpisah di kantornya, menyebutkan, pihaknya akan segera mengeluarkan keputusan.

Dengan adanya keputusan itu diharapkan bisa diterima ratusan Sekdes PNS yang pro maupun kontra terkait regulasi penghapusan jabatan Sekdes.

“Memang bagi mereka yang sebentar lagi pensiun, merasa keberatan dengan alasan jauh dari rumah dan butuh biaya tambahan transportasi. Tapi banyak pula PNS (Sekdes) yang masih muda setuju karena kariernya dinilai masih bisa naik,” papar Jekek.

Pendataan

Bupati menambahkan, tim Pemkab Wonogiri bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tengah melakukan pendataan menyeluruh terkait Sekdes di daerah yang layak ditarik maupun yang tidak.

Kepala BKD Wonogiri, Rumanti Permanandyah menegaskan, kedepan tidak ada lagi jabatan Sekdes di desa, dan Sekdes PNS akan pindah tugas sebagai pelaksana teknis kecamatan maupun dinas.

Sosialisasi juga sudah memberikan kepada para Sekdes. Namun demikian, langkah selanjutnya masih menunggu kebijakan bupati.

Aris Arianto