JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Karena Penambahan Ini, PLN Berani Jamin Pasokan Listrik Wilayah Boyolali Aman

Karena Penambahan Ini, PLN Berani Jamin Pasokan Listrik Wilayah Boyolali Aman

48
BAGIKAN
Patung kuda yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Boyolali. Foto : Nofik Lukman Hakim

BOYOLALI – Pasokan listrik untuk wilayah Boyolali dijamin cukup, bahkan “longgar” menyusul penambahan kapasitas trafo di gardu induk (GI) Mojosongo dan Banyudono.

Sementara itu, pemadaman listrik terus ditekan dan hingga saat ini masih jauh di bawah target maksimal pemadaman.

Manager Area PLN Klaten (termasuk Boyolali),  Aris Edi Susangkiyono membenarkan longgarnya pasokan listrik untuk wilayah Boyolali pasca pengalihan beban trafo (GI) Banyudono dan Mojosongo beberapa waktu lalu.

“Trafo sudah di-upgrade dan sebagian beban yang semula di GI Banyudono  sudah dialihkan ke trafo II GI Mojosongo,” ungkap Aris, Senin (22/5/2017).

Dengan upgrade dan pengalihan beban tersebut, saat ini menurut Aris, kapasitas trafo baik di GI Banyudono maupun Mojosongo masih sekitar 50 persen terpakai. Dengan tidak ada lagi beban berlebih di masing-masing GI, menurut dia layanan PLN dapat semakin ditingkatkan.

Di sisi lain, dengan longgarnya kapasitas trafo tersebut, pemadaman dijamin jarang terjadi. Apalagi menurut dia, setiap tahunnya pihaknya terus menekan intensitas pemadaman.

“Bulan ini target pemadaman di jaringan utama maksimal sembilan kali, tetapi hingga saat ini baru lima kali. Sehingga layanan kami termasuk kategori andal,” terang dia.

Sementara untuk pemadaman per tahunnya, menurut Aris tahun ini dirinya hanya boleh melakukan pemadaman untuk pemeliharaan jaringan utama sebanyak 121 kali, dari tahun sebelumnya 160 kali. Hingga tengah tahun ini menurut Aris, pihaknya baru melakukan pemadaman 43 kali.

Di sisi lain,  pihaknya menjamin responsif time untuk setiap keluhan pelanggan. Aris menegaskan, respon time dari call center 123 hanya 45 menit dan petugas sudah sampai tujuan, di rumah pelanggan.

Terkait “kenaikan” tarif PLN, Aris menegaskan saat ini pihaknya masih mensubsidi sebanyak 24 ribu pelanggan 900 VA untuk area Klaten-Boyolali. Aris menegaskan, subsidi tersebut diberikan benar-benar kepada yang berhak.

“Untuk pelanggan 900 VA, ada sekitar 70.000-an dan yang masih disubsidi saat ini sekitar 24.000 pelanggan. Untuk yang 450 VA, ada sebanyak 270.000-an pelanggan,” imbuh dia.

Ario Bhawono