JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Kasus Pencurian Warga Italia di Karangasem Terungkap, Pengakuan Pelaku Sungguh Mencengangkan

Kasus Pencurian Warga Italia di Karangasem Terungkap, Pengakuan Pelaku Sungguh Mencengangkan

149
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
RILIS TERSANGKA CURAT – Kaporesta Surakarta, AKBP Ribut Hari Wibowo (tiga dari kiri) didampingi Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai (dua dari kanan) memeriksa barang bukti yang berhasil diamankan dari empat tersangka pencurian dengan pemberatan saat digelar rilis kasus tersebut di Mapolresta Surakarta, Senin (8/5).

SOLO—Jajaran Satuan Reskrim Polresta Surakarta membekuk empat orang pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil lintas negara. Keempat pelaku terpaksa ditembak kakinya karena melawan petugas saat akan ditangkap.

Kapolresta Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo mengungkapkan, para pelaku ditangkap di sebuah hotel di Jalan Letjen Sutoyo, Bungurasih, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (7/5/2017) sekitar pukul 01.30 WIB.

“Mereka adalah sindikat curat (pencurian dengan pemberatan) lintas negara. Berdasarkan pemeriksaan mereka pernah melakukan aksi curat di Bangkok (Thailand) periode Oktober-November 2016. Modus mereka memecahkan kaca mobil maupun merusak kunci,” ungkap Kapolresta, Senin (8/5/2017).

Para pelaku yakni Roni Haryanto (37) warga Banjar Anyar, Tabanan, Bali; Rury Permana (27) warga Jalan Sabar Jaya Mariana, Banyuasin, Palembang; Peri Susanto (29) warga Batam, dan Rajis Kana (31) warga Mangsang, Lestari, Duriangkang, Sungai Beduk, Batam.

Kapolresta mengatakan, penangkapan para pelaku dilakukan berdasarkan laporan korban, Giuseppe Lorusso, warga negara Italia dengan alamat tinggal Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo.

“Mereka melakukan pencurian terhadap korban warga Italia, Giuseppe Lorusso di salah satu rumah makan di Jalan Adi Sucipto, Karangasem, Laweyan, Solo pada Selasa (18/4/2017) lalu. Modus yang mereka gunakan dengan cara memecahkan kaca mobil milik korban,” ungkapnya.

Pelaku kemudian mengambil barang-barang yang ada di mobil korban, seperti tab Samsung, uang tunai Rp 30 juta, uang tunai 19.000 dolar Singapura, dan beberapa surat serta dokumen penting.

“Setelah melakukan kejahatannya, para pelaku kabur ke daerah Jawa Timur. Awalnya kita tangkap tiga pelaku, kemudian dilanjutkan dengan pengejaran dan menangkap seorang pelaku lagi. Puluhan barang bukti baik hasil kejahatan maupun sarana kejahatan berhasil disita polisi dari keempat pelaku. Beberapa di antaranya adalah 15 kartu ATM, slip pengiriman uang dari Thailand, uang tunai dalam bentuk rupiah dan dolar Singapura, kartu kredit, sepeda motor Honda Beat bernopol P 4174 KN, dan lainnya,” beber Kapolresta.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Triawati Prihatsari Purwanto