JOGLOSEMAR.CO Lifestyle Kesehatan Kelompok Hibah IbM Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta Beri Penyuluhan Kesehatan ke Kader...

Kelompok Hibah IbM Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta Beri Penyuluhan Kesehatan ke Kader Posyandu Pasarkliwon

47
BAGIKAN
PENYULUHAN–Kader Posyandu Balita Cempaka IV RW XXI dan Posyadu Balita Murbo Indah RW XVII sedang mengikuti penyuluhan kesehatan dari Stikes PKU Muhammadiyah selama dua hari di Gedung Posyandu Ngudi Waras Semanggi, Pasarkliwon, Solo.
Dok Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta

 

SOLO– Kelompok hibah Iptek bagi Masyarakat (IbM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) PKU Muhammadiyah Surakarta melaksanakan penyuluhan kesehatan pada Senin- Selasa (15-16/5) di Gedung Posyandu Ngudi Waras Semanggi, Pasarkliwon, Solo.

Kelompok hibah ini diketuai oleh Ratih Prananingrum SST MKes dan Ida Untari SKM MKes yang merupakan anggota IbM serta Dewi Pertiwi DK, S Gz M Gizi.

Pengabdian tersebut mengambil tema Iptek bagi Masyarakat Kader Posyandu Balita Menuju Balita Sehat bersama Kader Posyandu Balita Cempaka IV RW XXI dan Posyadu Balita Murbo Indah RW XVII. Masing–masing Posyandu mengirimkan 20 kader selama dua hari tersebut.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, Cemy Nur Fitriya dan perwakilan LPPM Stikes PKU Muhammadiyah, Rusiana Sri Haryani. Serta, Lurah Semanggi, Sularso dan perwakilan Puskesmas Sangkrah, Pasarkliwon, Lilia Fitrianingsih.

Dalam sambutanya, Cemy mengatakan Stikes PKU Muhammadiyah sedang ada program hibah IbM. Melalui program ini diharapkan bisa memberi manfaat bagi masyarakat.

Adapun Lurah Semanggi, Sularso mengucapkan terima kasih kepada Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta. “Semoga kegiatan ini menginisiasi masyarakat untuk dapat meningkatkan kualitas kader Posyandu. Dan hal ini juga bagian program kami untuk menerima kerja sama dengan stakeholder di luar pemerintahan kelurahan,” ujar Sularso.

Sedangkan Ratih Prananingrum MKes menambahkan Pengabdian masyarakat ini lebih fokus ke Posyandu Balita dengan tema penelitian Menuju Balita Sehat yang juga sebagai implementasi penelitian Tenaga Kependidikan Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta yang lolos Hibah Dikti Ipteks bagi Mayarakat (IbM) dalam hal ini diketuai oleh Ratih Prananingrum MKes.

“Dalam dua hari kami memberi penyuluhan dan pendidikan kesehatan kepada kader RT 17 dan 21 Semanggi baik secara teori maupun praktik dengan berbagai materi Balita sehat di antaranya, Pijat Bayi dan Praktik Pijat Bayi oleh saya sendiri, lalu Antopometri Balita dan Praktik Antopometri oleh Ida Untari, Gizi Balita dan Praktik Menu Balita Sehat oleh Dewi Pertiwi dan Tumbuh kembang balita oleh Lilia Fitrianingsih dari Puskesmas Sangkrah,” kata Ratih.

PENYULUHAN – Kader Posyandu Balita Cempaka IV RW XXI dan Posyadu Balita Murbo Indah RW XVII menyimak paparan narasumber dalam penyuluhan kesehatan dari Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta, Senin-Selasa (15-16/5).
Dok Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta

Ratih juga menyampaikan kepada Kader Posyandu Balita Cempaka bahwa anak usia 0-5 tahun adalah generasi emas (golden periods) di mana anak pada usia tersebut terjadi proses tumbuh kembang yang optimal, sehingga bayi/anak perlu diberikan stimulasi pijat bayi agar tumbuh kembangnya bisa maksimal. Orang yang harus mengetahui tumbuh kembang anak adalah orangtua, selain itu petugas Posyandu Balita yang menimbang dan memeriksa kesehatan anak. Kader kesehatan Posyandu Balita yang memberikan penyuluhan kepada ibu dan anak harus punya ilmu yang cukup tentang tumbuh kembang dan bagaimana cara mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Orangtua khususnya ibu sebaiknya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anaknya, dengan cara melakukan pijat bayi.

Kenyataan yang ada di lingkungan Semanggi belum banyak orangtua maupun kader Posyandu yang mengerti cara pijat bayi/anak yang benar. Bayi/anak jarang sekali dilakukan pemijatan oleh orangtuanya. Orangtua mengatakan pijat bayi dilakukan hanya kadang-kadang kalau anak kurang enak badan dan itupun dilakukan oleh dukun pijat, bukan oleh orangtuanya sendiri.

Terdapat tiga kasus anak kurang gizi di Posyandu Murba Indah menjadi permasalahan lain muncul dalam pelaksaan Posyandu Balita. Tujuan program pengabdian IbM ini adalah memberikan pelatihan pijat bayi pada kader posyandu di Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Surakarta dan meningkatkan keterampilan kader dalam memberikan pelayanan pijat bayi terhadap bayi, pelatihan praktik masak gizi Balita dan terdokumentasi dalam buku resep menu sehat balita ber ISBN.

Dwi Hastuti