JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Keren.. Polwan-Polwan Cantik di Sragen Ini Rela Terjun ke Jalanan Bagi Takjil

Keren.. Polwan-Polwan Cantik di Sragen Ini Rela Terjun ke Jalanan Bagi Takjil

761
BAGIKAN
BAGI TAKJIL- Personel Polwan Polres Sragen saat membagikan bungkusan takjil kepada pengendara yang melintas di Jalan raya Sukowati depan Masjid Al-Falah Sragen, Selasa (30/5/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Meski beban tugas sangat berat, tak membuat polisi wanita (Polwan) di Polres Sragen kehilangan kesempatan melakukan hal positif lainnya. Buktinya, di tengah padatnya tugas pengamanan, sejumlah Polwan dari berbagai satuan dan fungsi masih bisa menggelar bakti sosial (baksos) di bulan puasa ini.

Salah satunya terlihat ketika belasan Polwan-polwan cantik rela berdiri di jalanan untuk membagikan takjil di sejumlah titik di pusat kota, Selasa (30/5/2017) pukul 17.00 WIB. Dipimpin Kasubag Humas AKP Saptiwi dan Kasatlantas AKP Dwi Erna Rustanti, para Polwan yang mengenakan seragam polisi itu tanpa canggung menghampiri masyarakat di jalan raya, pasar maupun sekitar Pos Lantas Sragen Kota untuk memberikan takjil berbuka puasa.

“Tadi kita bagi di sekitar Pos Lantas, di Pasar Kota dan di depan Masjid Raya Al-Falah Sragen. Sasarannya pengguna jalan, tukang becak dan pedagang asongan,” ujar Kasubag Humas, AKP Saptiwi kemarin.

Menurutnya, jumlah takjil yang dibagikan ada ratusan bungkus. Kegiatan itu dimaksudkan sebagai upaya mendekatkan kehadiran polisi kepada masyarakat serta membantu mereka yang dalam perjalanan agar bisa menyegerakan berbuka dengan takjil tersebut.

Tak hanya bagi takjil, sebagian Polwan pagi harinya juga dikerahkan untuk melakukan aksi baksos di Masjid Syuhada, Mageru, Sragen. Belasan Powan dari berbagai fungsi dan satuan itu dilibatkan untuk membersihkan lingkungan masjid, mencuci sajadah, mukena dan sarung yang ada di masjid serta bagian dalam masjid.

“Selain meningkatkan semangat kebersamaan, lewat baksos seperti ini setidaknya kami berharap sebisa mungkin memang ikut memberikan sesuatu yang positif terhadap lingkungan dan masyarakat,” tukasnya. Wardoyo