JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Kinerja PNS di Sragen Dinilai Loyo, Jatah TPP Bakal Disesuaikan Beban Kerja

Kinerja PNS di Sragen Dinilai Loyo, Jatah TPP Bakal Disesuaikan Beban Kerja

294
ilustrasi PNS

SRAGEN – Pemkab Sragen merencanakan akan memberikan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) bagi PNS dengan mendasarkan pada beban kerja mereka.

Dengan kebijakan itu, PNS yang beban kerjanya tinggi akan menerima jatah lebih dari mereka yang beban kerjanya sedikit apalagi malas.

Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat berbicara di refleksi peringatan satu tahun pemerintahan Yuni-Dedy di Pendapa Rumdin Bupati, akhir pekan lalu.

Di hadapan pejabat eselon pimpinan semua Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD), camat hingga Kades, ia mengatakan akan menerapkan kebijakan pemberian TPP berdasarkan analisa beban kerja.

Hal itu dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi sekaligus menerapkan asas keadilan terhadap PNS atas pekerjaan yang dilakukan.

Menurutnya, PNS yang beban kerjanya tinggi tentu layak diberikan hak yang lebih dari mereka yang beban kerjanya rendah.

“Setiap tahun TPP PNS ini sudah kita naikkan. Tapi kenapa ritme dan etos kerja PNS kok belum ndang ngehhh gitu. Makanya saya dan Pak Wabup sudah sepakat akan melakukan analisa dan memberikan TPP berbasis beban kerja. Ini sedang on process,” paparnya.

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto, menjelaskan TPP adalah insentif yang diberikan sebagai tambahan atas gaji yang diterima para PNS setiap bulannya.

Besaran TPP untuk PNS selama ini didasarkan pada eselon, pangkat dan jabatannya. Pejabat yang memiliki golongan, pangkat dan eselon lebih tinggi, menerima TPP lebih tinggi pula.

Sementara dengan kebijakan pemberian berdasarkan beban kerja, nantinya PNS yang beban kerjanya lebih tinggi, tentu akan mendapat TPP lebih besar dari mereka yang beban kerjanya lebih sedikit.

“Bisa jadi mungkin golongan atau eselonnya lebih rendah tapi karena beban kerjanya lebih tinggi, jatah TPP-nya juga bisa lebih tinggi. Jadi patokannya beban kerjanya,” jelasnya.

Ia mendukung kebijakan itu karena akan dirasa lebih fair dan memberikan asas keadilan. Dengan begitu, maka semua PNS akan termotivasi untuk menunjukkan kinerja terbaik. Besaran TPP untuk PNS di Sragen memang menyedot anggaran tak sedikit.

Sebagai gambaran, tahun 2015 saja, jumlah TPP PNS mencapai Rp 56 miliar atau naik 200 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan 2016 dan 2017, besarannya kembali naik.

Wardoyo

BAGIKAN