JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Pendidikan KMTK UMS Gelar Seminar Enterpreneur, Dorong Mahasiswa Menjadi Pengusaha Muda

KMTK UMS Gelar Seminar Enterpreneur, Dorong Mahasiswa Menjadi Pengusaha Muda

15
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
SEMINAR NASIONA KEWIRAUSAHAAN – Peserta menghadiri seminar nasional kewirausahaan di Auditorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Pabelan, Minggu (21/5). Seminar tersebut digelar dengan tema ”Jurus Jitu Enterpreneur Muda Membangun Bisnis Kuat Dengan Strategi Yang Tepat”.

SOLO – Keluarga Mahasiswa Teknik Kimia (KMTK), Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan seminar kewirausahaan, Minggu (21/5/2017) kemarin. Seminar ini merupakan kegiatan rutin yang digelar oleh KMTK setiap tahunnya.

Dalam seminar yang bertema Jurus Jitu Enterpreneur Muda Membangun Bisnis Kuat Dengan Strategi Yang Tepat, KMTK menghadirkan dua nara sumber pengusaha muda ternama, Hamzah Izzulhaq seorang CEO termuda 19 tahun dan Ryo Juara seorang Motivator dan CEO Delivo.

“Setiap tahun kami dari KMTK mengadakan seminar kewirausahaan dengan harapan mampu menumbuhkan jiwa enterpreneur pada mahasiswa dan pada masyarakat pada umumnya,” ujar Ketua KMTK UMS, Sulton Afkar Nawafil saat memberikan sambutan, Minggu (21/5/2017).

Sulton menilai Indonesia sangat memerlukan enterpreneur muda untuk menggerakkan roda perekonomian bangsa. Saat ini jumlah enterpreneur muda di Indonesia masih sangat minim jika dibandingkan dengan Singapura.

Di Singapura, jumlah enterpreneurnya mencapai dua persen lebih dari jumlah penduduknya. Padahal jumlah usia produktif di Indonesia termasuk sangat tinggi jika dibandingkan dengan Singapura.

“Penting kiranya menumbuhkan jiwa dan mental pengusaha di kalangan mahasiswa khususnya dan juga masyarakat umum semoga semua peserta seminar dapat termotivasi, terinspirasi dengan adanya seminar kewirausahaan,” tuturnya.

Senada dengan Sulton, Ketua Panitia Seminar Kewirausahaan, Abdul Malik Yudhistira, menyampaikan bahwa saat ini telah banyak mahasiswa yang berusaha berbisnis termasuk dia dan beberapa temannya.

Dia mengaku sempat mencoba berbisnis sabun muka milik tantenya, meskipun program studinya termasuk program studi yang cukup menjual namun dia dan teman- teman tetap memilih memanfaatkan peluang kerja dengan berbisnis.

Salah satu pemateri seminar nasional kewirausahaan, Ryo Juara, banyak memberikan motivasi kepada para peserta sekaligus berbagi tips dan pengalaman dunia usaha yang digelutinya.

Ryo mengisahkan perjalanan bisnisnya dimulai ketika dia masih duduk di semester 4, oleh karenanya dia berpesan kepada para peserta seminar untuk menyusun langkah sukses itu tidak dimulai ketika mengerjakan skripsi.

Dia mencontohkan agar mahasiswa memulai usahanya misal ketika masih semester dua dengan dilandasi rasa optimis dan rasa mantap, yakin terhadap bidang usaha yang ditekuninya.

“Ketika masih semester 2 bisa juga memulai usaha. Tetapi harus dilandasi dengan rasa optimisme terhadap bidang yang digelutinya,” tandasnya.

Kukuh Subekti

BAGIKAN