JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Kondisi Kesehatan Menurun, Tersangka Diksar UII Opname di RSUD Karanganyar

Kondisi Kesehatan Menurun, Tersangka Diksar UII Opname di RSUD Karanganyar

138
BAGIKAN
Tiga tersangka kasus dugaan tindak kekerasan dalam kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) ke-37 The Great Camping (TGC) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dijemput paksa tiba di Polres Karanganyar tepat pukul 23.48 WIB, Minggu (21/5). Ketiga tersangka yang dijemput tim penyidik Polres Karanganyar berinisial TAR alias R, NAI alias K dan HS alias G. NAI adalah perempuan. Tiba di Polres Karanganyar para tersangka mengenakan penutup wajah dengan pengawalan ketat polisi. Foto : Joglosemar | Satria Utama

KARANGANYAR- Nur Ain Irigisa (NAI), satu dari tiga tersangka kasus dugaan penganiayaan dalam kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) ke-37 The Great Camping (TGC) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta menjalani perawatan medis di RSUD Karanganyar, Senin (22/5/2017).

Saat penjemputan, satu-satunya tersangka perempuan ini sebelumnya telah mendapat perawatan di RS PKU Muhammadiyah pada Minggu (21/5/2017) petang.

Informasi yang dihimpun, tim penyidik Polres Karanganyar membawa NAI ke RS PKU Muhammadiyah lantaran muntah-muntah saat dibawa dari Yogyakarta bersama dua tersangka lain.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak mengemukakan,  salah satu tersangka berinisial NAI harus dilarikan ke rumah sakit lantaran kesehatannya menurun.

Menurut dia, Senin (22/5/2017) pagi, NAI mendapat rujukan dari Urkes Polres Karanganyar untuk mendapat perawatan medis di RSUD Karanganyar.

Sebelum dirujuk oleh Tim Urkes Polres Karanganyar, menurut Ade Safri, saat perjalanan dari Yogyakarta, tim penyidik (Satreskrim Polres Karanganyar) telah membawa tersangka ke RS PKU Muhammadyah Karanganyar pada Minggu (21/5/2017) petang sebelum tiba di Mako Sat Reskrim.

“Namun saat menjalani pemeriksaan di Mako SatReskrim, kondisi kesehatan tersangka belum membaik dan beberapa kali kembali muntah-muntah. Selanjutnya, Tim Urkes Polres Karanganyar merujuk tersangka ke RSUD Karanganyar untuk mendapatkan perawatan medis. Atas pertimbangan subjektif dan objektif, telah diterbitkan surat pelepasan,”  terang Kapolres.

Terpisah, Kepala Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Karanganyar Inspektur Satu Sukarno menyampaikan bahwa NAI  berkali-kali muntah-muntah setelah tiba di Polres Karanganyar.

Dari hasil pemeriksaan kesehatan, tidak ditemukan penyakit serius di dalam tubuh tersangka. Tekanan darah NAI tergolong normal diangka 120/80 mm hg.

Diduga kondisi fisik tersangka menurun lantaran beberapa kali muntah-muntah dalam perjalanan dari Yogyakarta dan selama Mapolres Karanganyar.

“Kondisi fisik tersangka (NAI) lemah lantaran kurang cairan. Pagi tadi (kemarin) tersangka dirujuk ke RSUD Karanganyar,” terang dia.

Hingga berita ini ditulis, NAI menjalani perawatan medis di Ruang Mawar II Bangsal IV nomor 19 RSUD Karanganyar dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian.