JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Konvoi Brutal di Klaten, Polres Klaten Tangkap Ratusan Pelajar

Konvoi Brutal di Klaten, Polres Klaten Tangkap Ratusan Pelajar

3045
BAGIKAN
Joglosemar/Dani Prima
PELAJAR DITANGKAP – Ratusan pelajar yang ditangkap di beberapa wilayah di Klaten di kumpulkan di halaman belakang Mapolres Klaten untuk didata dan interogasi.

KLATEN – Polres Klaten bergerak cepat usai terjadinya penyerangan brutal yang dilakukan para pelajar saat konvoi kelulusan di Klaten, Selasa (2/5/2017) siang.

Jajaran sabhara, satlantas, reskrim dan Polsek dikerahkan untuk menangkap pelajar yang konvoi.

Penangkapan diawali Polsek Kebonarum, dibantu satuan sabhara dan satlantas Polres Klaten. Ada puluhan pelajar yang dibawa ke halaman Mapolsek Kebonarum untuk dilakukan pendataan.

“Setelah kita data, ternyata ada sebagaian yang konvoi ini adalah alumni. Kita akan kumpulkan para pelajar ini ke Polres. Sebab dibeberapa wilayah kami juga menangkap beberapa pelajar yang buat onar,” kata Kasat Lantas Polres Klaten AKP Adhityawarman di halaman Polsek Kebonarum, Selasa (2/5/2017) sore.

Selain itu, ada ratusan pelajar yang dibawa ke Mapolres Klaten. Dengan teliti anggota kepolisian melakukan pendataan. Para pelajar dipisahkan ke beberapa kelompok sesuai lokasi kejadian perkara.

“Untuk langkah awal. kita pisah-pisah dan kita lakukan interogasi. Untuk mencari siapa aktor dibelakangnya,” ujar Wakapolres Klaten, Kompol Hari Sutanto.

Hari menyebut, untuk sementara ini belum ada laporan dari Polsek. Laporan baru diterima dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Klaten. Mayoritas lokasi berada di sepanjang jalur Solo-Jogja.

“Kita sampai saat ini masih akan melakukan pemeriksaan. Untuk mengetahui apa saja perannya. Karena lokasi kejadian ada dibeberapa tempat dan jumlahnya juga banyak kita kerahkan seluruh anggota,”katanya.

Petugas kepolisian membawa pelajar ke sebuah truk untuk dikumpulkan dan dimintai keterangan. Foto : Joglosemar/Dani Prima

Sampai berita ini ditulis, jajaran Polres Klaten masih melakukan pemeriksaan kepada ratusan pelajar yang tertangkap. Selain menangkap para pelajar, Polres Klaten juga menyita puluhan kendaraan roda dua yang rata-rata knalpotnya sudah di modif.

Saat disinggung terkait senjata tajam, Hari mengatakan, sampai saat ini pihaknya belumj menemukan senjata tajam yang digunakan para pelajar ini.

“Kita baru temukan kunci untuk mencopot ban mobil digunakan untuk merusak. Ini masih kita dalami,” katanya.

Dani Prima