JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Kuota Naik, Antrean Haji di Klaten Tetap Panjang

Kuota Naik, Antrean Haji di Klaten Tetap Panjang

151
BAGIKAN
Joglosemar|Dok
HAJI – Jamaah haji berjalan menaiki pesawat saat di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Selasa (9/8).

KLATEN—Pemerintah pusat menambah kuota calon haji (Calhaj) untuk Kabupaten Klaten. Kuota Calhaj untuk Kota Bersinar hanya sebelumnya hanya sebanyak 754 orang, tahun ini menjadi 1.108 orang. Tetapi, penambahan kuota itu tidak berpengaruh pada panjangnya antrean.

Kepala Seksi  (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Klaten Waznan Fauzi mengatakan, kuota Calhaj untuk warga Klaten bertambah seiring selesainya proyek pembangunan perluasan Masjidil Haram di Mekah.

“Selain itu ada juga Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Agama Nomor 75 tahun 2017 tentang penambahan kuota haji. Untuk Klaten naik 20 persen atau sebanyak 354 haji. Karena kuota nasional juga bertambah, dari 169.000 menjadi 221.000 orang,” jelasnya, Jumat (5/5/2017).

Waznah melanjutkan, sudah ada sebanyak 916 Calhaj yang sudah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pada pelunasan tahap I pada 10 April – 5 Mei. “Kita masih membuka pelunasan tahap II pada 22 Mei-2 Juni,” katanya.

Dia menambahkan,bila nanti semua Calhaj Klaten sudah melunasi BPIH,  maka tinggal mengurus paspor untuk persyaratan selanjutnya. “Sejauh ini baru sebanyak 239 Calhaj Klaten yang terbit paspornya,” imbuhnya.

Menurut Waznah, penambahan kuota ini tidak mempengaruhi daftar tunggu Calhaj di Klaten. Warga Klaten yang baru mendaftar pada April lalu baru bisa berangkat pada tahun 2035 atau masa tunggu selama 18 tahun.

“Apalagi rata-rata setiap pekan yang mendaftar untuk naik haji ada sekitar 10 orang,” ungkapnya.

Dani Prima