JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Lelang Jalan Terkatung-Katung, Truk Tebu Ini Terkena Dampaknya

Lelang Jalan Terkatung-Katung, Truk Tebu Ini Terkena Dampaknya

593
BAGIKAN
BIKIN MACET- Kondisi truk bermuatan tebu yang terguling melintang di jalur rusak Sambirejo-Brumbung, sejak Rabu (16/5) malam hingga Kamis (17/5/2017) sempat memicu kemacetan arus di jalur tersebut. Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Polemik kisruh lelang proyek jalan dan infrastruktur DPU yang hingga kini belum usai, berdampak membuat jalur-jalur rusak yang seharusnya sudah diperbaiki, semakin parah. Bahkan, salah satu jalur utama antar kecamatan, Sambirejo-Brumbung di Kecamatan Plupuh, beberapa hari terakhir banyak mencelakakan pengendara.

Seperti Rabu (17/5/2017), sebuah truk bermuatan tebu terpaksa harus tumbang gara-gara gagal melewati lubang besar yang ada di jalur tersebut tepatnya di Dukuh Putat, Desa Ngrombo, Plupuh. Truk penuh tebu bernopol AD 1493 WA itu sudah terguling melintang di jalan sejak Selasa (16/5/2017) malam.

“Sudah sejak kemarin sore (lusa) terguling dan melintang di jalan. Akhirnya bikin macet. Gara-garanya jalannya rusak sangat parah. Padahal kami dengar sebenarnya sudah dilelang tapi kok sampai sekarang nggak juga dimulai,” papar Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Sragen, Giyanto, yang kebetulan berdomisili di Plupuh.

Menurutnya, kondisi jalur poros Sambirejo-Plupuh yang selama ini menjadi akses alternatif menuju Solo yang rusak parah itu belakangan memang banyak memicu keluhan warga. Selain mengganggu mobilitas, tak sedikit kendaraan bermuatan berat yang menjadi korban karena terperosok di lubang jalan.

Mewakili warga, ia berharap dinas terkait segera menyelesaikan polemik lelang sehingga perbaikan bisa segera dimulai. Pasalnya dengan semakin molor, maka semakin merugikan masyarakat.

“Padahal mereka itu juga tertib bayar pajak. Telat sebentar saja langsung didenda. Kasihan, akhirnya masyarakat juga yang jadi korban,” jelasnya.

Senada, tokoh masyarakat Masaran, Suyadi Kurniawan juga mendesak DPU dan Pemkab segera menyelesaikan polemik lelang agar perbaikan jalan segera dimulai. Sebab saat ini Sragen sudah banyak menjadi sorotan akibat kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki.

Sebelumnya, Kepala DPU Sragen Marija saat dipanggil DPRD dua hari lalu berjanji secepatnya akan menyelesaikan persoalan lelang seperti arahan DPRD. Ia juga menjamin meskipun harus ada yang dilelang ulang, hal itu tak berpengaruh pada waktu pelaksanaan pekerjaan yang akan dipercepat menjadi 4-5 bulan. Wardoyo