JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Lions Club Solo Peduli Jaga Keseimbangan Alam, Tanam 1000 Pohon di Cemoro...

Lions Club Solo Peduli Jaga Keseimbangan Alam, Tanam 1000 Pohon di Cemoro Kandang

48
BAGIKAN
TANAM POHON — Lions Club Solo Mustika bersama Civitas Akademika STTT saat menanam 1.000 pohon jenis Eukaliptus Deglupta di hutan area BKPH Lawu Utara KPH petak 34, Surakarta, Sabtu (6/5).
Foto : Joglosemar | Satria Utama

Pengendara yang melintas di jalan perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur fokus melihat sisi utara jalan di area wisata Cemoro Kandang, Tawangmangu.

Sisi utara jalan, di area wisata Cemoro Kandang memang tampak berbeda. Kemarin Sabtu (6/5/2017),  sejumlah orang mengenakan pakaian dominan putih dengan rompi kuning, bersama ratusan pelajar yang juga sama mengenakan kaus putih bertuliskan “Go Green Indonesia.”

Itulah suasana persiapan penanaman 1.000 bibit pohon jenis Eukaliptus Deglupta yang digelar Lions Club Solo Mustika Distrik 307-2 Indonesia bersama civitas akademika Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu (STTT) di hutan area BKPH Lawu Utara KPH petak 34, Surakarta. Untuk lokasi penanaman sendiri hanya berjarak sekitar 300 meter dari area wisata Cemoro Kandang.

Sebelum dilaksanakan penanaman pohon, juga digelar penyerahan secara simbolis buku Kumpulan Renungan Tentang Alam karya Idha Jacinta selaku project officer dari Lions Club Solo Mustika bersama Petrus Yunianto Dosen STTT dari pihak panitia bersama para pemangku kepentingan di area wisata Cemoro Kandang.

Di lokasi penanaman sudah ada lubang yang telah disediakan panitia bekerjasama dengan pihak Perhutani untuk 1.000 bibit pohon yang akan ditanam.

Menurut President Lions Club Solo Mustika, Veronica Febe Kristiningsih, kegiatan tersebut seiring dengan slogan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Connecting People to Nature.

“Kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon jenis Eukaliptus Deglupta selain untuk menjaga keseimbangan alam, juga sebagai upaya terciptanya lingkungan hidup yang hijau, bersih dan asri,” terang dia.

Di bagian lain, Idha Jacinta menyatakan, pihaknya juga akan segera menyusun Memorandum of Understanding (MoU) bersama pihak Perhutani untuk perawatan bibit pohon yang ditanam.

Sementara, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STTT Jem’s Dahak mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.

“Penanaman 1.000 pohon ini juga bertujuan untuk mencegah longsor. Hal itu lantaran, topografi di sejumlah wilayah di Tawangmangu sebagian adalah curam dan terjal. Diharapkan, ke depannya nanti, perakaran dapat mencengkeram tanah sehingga mengurangi pergerakan permukaan tanah,” imbuh dia.

Satria Utama