JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Lirik Gedung DHC 45, Ini Rencana Pemkot

Lirik Gedung DHC 45, Ini Rencana Pemkot

51
BAGIKAN
Seorang pekerja tengah memasang bambu sebagai penyangga dan alat bantu pemugaran Gedung Juang DHC 45 Solo, 2014 lalu. Foto: Dok

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta melirik bangunan aset milik Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang berada di Solo untuk bisa dikelola.

Setelah Benteng Vastenburg, Pemkot juga melirik Gedung Dewan Harian Cabang (DHC) 45 yang berada di Jalan Mayor Sunaryo atau sebelah timur Benteng Trade Center (BTC).

“Saat ini Kemenhan sedang mendata aset-aset yang ada di Solo. Nanti kita akan minta Gedung DHC 45 agar bisa dikelola Pemkot,” ujar Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, Sabtu (13/5/2017).

Aset-aset yang di data meliputi tanah dan bangunan. Pendataan dilakukan untuk memastikan kondisi aset yang ada dalam keadaan baik.

“Secepatnya pengajuan pengelolaan (Gedung DHC 45) akan kita kirim. Harapanya dari Kemenhan bisa memberikan izin mengelola bangunan itu,” ungkapnya.

Mengenai pemanfaatan, lanjut Walikota, nanti akan dibahas lebih lanjut misalnya untuk galeri ataupun museum juang. Hal ini berbeda dengan Benteng Vastenburg yang pemanfaatannya telah terkonsep sebelumnya.

“Kita sudah punya gambaran atau desain untuk pemanfaatan Benteng Vastenburg ke depannya, itu termasuk perawatannya juga. Kalau untuk Gedung DHC 45 akan kita bahas dulu,” katanya.

Sementara itu keinginan Pemkot untuk mengakuisisi Benteng Vastenburg masih menemui kendala ketersediaan anggaran yang sangat besar dan status kepemilikan lahan kawasan tersebut oleh perorangan.

Keinginan mengakuisisi digulirkan lantaran Benteng Vastenburg merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang sarat dengan nilai sejarah.

“Untuk mengakuisisi Benteng Vastenburg ini kita minta bantuan Pemerintah Pusat. Lahan itu yang punya beberapa orang, jadi cukup sulit juga,” sambungnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta, Budi Yulistianto menyatakan sudah mengurus segala proses administrasi terkait permohonan pengelolaan aset Kemenhan.

“Kita kan memiliki aturan. Kita juga sedang melakukan penataan kawasan Benteng Vastenburg, seperti mem-paving halaman benteng,” pungkasnya.

Ari Welianto