JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Lulus Uji Kompetensi, Tanggung Jawab Wartawan Makin Besar

Lulus Uji Kompetensi, Tanggung Jawab Wartawan Makin Besar

15
BAGIKAN
Joglosemar|Maksum Nur Fauzan
SAFARI JURNALISTIK–Sekjen PWI Pusat Hendry Ch Bangun memberikanmateri pada acara Safari Jurnalistik di Monumen Pers, Kamis (18/5).

SOLO – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sukses menggelar safari jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan. Sebanyak 22 dari 28 peserta dinyatakan lulus dan patut menantang predikat kompeten.

Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat, Marah Sakti Siregar mengatakan, predikat baru yang disandang  membawa tanggung jawab besar. Usai dinyatakan kompeten para wartawan harus tampil menjadi insan pers yang bermartabat. Hal ini diharapkan semakin memperbaiki kepercayaan masyarakat terhadap wartawan yang merupakan pilar ke empat demokrasi.

“Kami berharap rekan-rekan bisa menularkan semangat profesionalisme di kalangan wartawan. Sebab, rekan-rekan menjadi parameter sekaligus ujung tombak keberhasilan uji kompetensi wartawan yang dilakukan PWI,” ujarnya

Lanjut Marah, perlu disadari predikat yang disandang tidak serta merta berkolerasi dengan naiknya income. Bahkan, bukan tidak mungkin income wartawan akan turun, lantaran harus menjaga kode etik. Ia berharap uji kompetensi ini meningkatkan martabat wartawan dan menepis stigma negatif  bahwa profesi wartawan kerap menjadi  alat pemerasan.

Koordinator Bidang Politik dan keamanan PWI Cabang Jogjakarta, Muhammad Fauzi Miftah melihat para peserta yang mengikuti UKW Muda tergolong baik. Semuanya tidak mengalami kesulitan dalam menempuh ujian. Selain terbiasa melaksanakan tugas jurnalistik, sebelumnya para peserta telah menerima pengetahuan teoritis yang didapat pada sesi safari jurnalistik. Namun demikian, beberapa peserta tampak grogi dengan tekanan yang diberikan.

“Hal ini sengaja dilakukan dalam rangka membentuk mentalitas dan kedisiplinan. Sebab wartawan mau tidak mau harus berpacu dengan deadline dan memenuhi target,” ujarnya

Arief Setiyanto