Mantan Pelatih Mitra Kukar Segera Merapat ke Sragen

Mantan Pelatih Mitra Kukar Segera Merapat ke Sragen

458
Dok
SRAGEN UNITED–Pemilik Tim Sragen United, Inidika Wijaya Kusuma (kiri) berfoto bersama dengan Wakil Bupati Sragen, Dedy Indriyatno saat deklarasi Laskar Sukowati beberapa waktu lalu.

SRAGEN – Sragen United terus berburu pelatih baru sepeninggal Jaya Hartono yang mengundurkan diri.

Mantan pelatih Mitra Kukar Stefan Hansson dikabarkan menjadi pelatih pertama yang akan berkomunikasi langsung dengan manajemen di Sragen.

Hal ini diungkapkan pemilik Sragen United, Indika Wijaya Kusuma. Pihaknya mengaku sudah dihubungi sang pelatih, perihal ketertarikan untuk menukangi Sragen United. Bila tak ada perubahan, Senin (29/5) siang, Hansson sudah tiba di Sragen.

“Sudah ada komunikasi dengan coach Hansson. Dia akan datang dari Malang, besok siang untuk pembicaraan awal,” kata Indika dalam rilis ke Joglosemar, Minggu (28/5/2017) sore.

Baca Juga :  Persis Solo Ditahan Imbang Persatu Tuban 0-0

Dikatakan Dika, kedatangan Hansson bukan berarti memastikan posisinya sebagai pengganti Jaya. Menurutnya, manajemen tim Gajah Purba ingin mendengar program detail dari pelatih yang tahun ini sempat menukangi Persema Malang di Liga 3 tersebut.

“Belum ada negosiasi, apalagi kontrak. Kami ingin mendengarkan programnya lebih dulu,” tutur Dika.

Ketertarikan Hansson kepada Sragen United sudah tercium saat akun facebook pribadinya menyukai salah satu postingan di fanpage resmi Sragen United.

Baca Juga :  Persis Solo vs Persatu Tuban, Pilih Observasi Ketimbang Ngotot Menang

Meski tak meninggalkan komentar, Hansson nge-like satu postingan tentang rencana Trofeo Sragen United yang sedianya digelar pekan lalu, meski kemudian batal digelar.

Selain Hansson, ada pula beberapa pelatih yang menyatakan ketertarikan menukangi Sragen United. Hanya saja, manajemen Sragen United pilih berhati-hati dalam memutuskan siapa pengganti Jaya.

“Kami ingin pelatih yang bisa mengangkat peforma Sragen United. Karena targetnya bertahan di Liga 2,” ujarnya.

Nofik Lukman Hakim

BAGIKAN