JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Mawar di Boyolali Jadi Incaran Pencuri, Ada Apa?

Mawar di Boyolali Jadi Incaran Pencuri, Ada Apa?

442
BAGIKAN
Ilustrasi

BOYOLALI—Tak hanya cabai yang sempat menjadi sasaran pencurian saat harga melambung tinggi beberapa waktu lalu. Kali ini, petani mawar pun waswas lantaran bunga yang mereka tanam di ladang juga menjadi sasaran pencurian.

Setidaknya kasus pencurian bunga mawar sudah menimpa sejumlah petani di wilayah Kecamatan Musuk, yang merupakan sentra mawar. Pencuri nekat menggasak bunga mawar lantaran saat ini harganya juga tengah melambung tinggi, seiring meningkatnya kebutuhan saat bulan Ruwah. Harga bunga mawar bahkan mencapai Rp 100.000 per keranjang ukuran sedang.

Menurut salah satu warga Dukuh Mlambong, Desa Sruni, Kecamatan Musuk, Aji (38), pencuri menggasak bunga mawar milik saudaranya di ladang. Sebagian besar kuntum mawar yang siap panen, ternyata sudah raib. Jejak-jejak pencuri pun terlihat dari sejumlah kuntum mawar yang tercecer di tanah. “Padahal kalau dipanen bisa 10 tenggok atau keranjang, kalau dijual bisa mencapai Rp 100.000-120.000 per tenggok,” tutur Aji, Jumat (19/5/2017).

Kasus yang sama, menurutnya, banyak terjadi pada tanaman mawar yang ditanam di ladang. Pasalnya, tanaman mawar di ladang sulit diawasi setiap saat. Berbeda dengan tanaman mawar yang ditanam di kebun rumah yang relatif lebih aman karena mudah diawasi.

Aji menambahkan, warga terpaksa memanen bunga mawar lebih awal karena takut dicuri. Bunga-bunga mawar tersebut dipanen sore dan dijual dini hari. Hal ini untuk menghindari pelaku pencurian yang biasanya beroperasi saat malam hari. “Yang di ladang terpaksa dipanen sore, kalau yang di kebun dekat rumah biasanya dipetik dini hari sehingga tetap segar saat dijual,” terangnya.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Hadi Sutarno (66) menduga maraknya pencurian dikarenakan harga bunga mawar tahun ini sangat bagus. Bahkan harga diperkirakan bisa lebih tinggi lagi.“Tapi kalau kemudian dicuri maling tentu warga jadi resah,” katanya. # Ario Bhawono