JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Mbah Gotho Punya Jasa Penting untuk Sragen, Ini Kata Wabup

Mbah Gotho Punya Jasa Penting untuk Sragen, Ini Kata Wabup

678
BAGIKAN
Wabup Sragen, Dedy Endriyatno bersama Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto mengusung jenasah hingga ke peristirahatan terakhir di Pemakaman Umum Dukuh Tanggung, Grasak, Plumbon, Sambungmacan, Senin (1/5/2017). Foto : Wardoyo

SRAGEN – Diantara ratusan pelayat yang datang ke kediaman Sodimejo alias Mbah Gotho, Senin (1/5/2017) pagi, ada deretan pejabat Pemerintah Kabupatan Sragen (Pemkab) Sragen yang ikut datang.

Salah satunya Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Dedy Endriyatno. Dedy bahkan turut mengusung jenasah hingga ke peristirahatan terakhir di Pemakaman Umum Dukuh Tanggung, Grasak, Plumbon, Sambungmacan yang berjarak sekitar 500 meter dari kediaman Mbah Gotho.

Bagi Dedy, kematian Mbah Gotho merupakan kehilangan besar bagi warga Sragen. Selama ini Mbah Gotho dinilai telah turut serta mengenalkan Sragen ke dunia internasional sebagai manusia tertua di dunia.

“Selama ini dunia internasional jadi tahu Sragen, karena keberadaan Mbah Gotho. Bahkan belum lama ini ada peneliti dari Amerika yang datang khusus untuk meneliti kebenaran usia Mbah Gotho,” jelasnya di sela-sela pemakaman.

Menurut Dedy, sebenarnya Pemkab Sragen sudah berencana mengundang Mbah Gotho pada puncak perayaan hari jadi ke-271 Kabupaten Sragen yang akan diperingati pada 27 Mei mendatang.

“Dulu rencananya Mbah Gotho akan menerima potongan tumpeng pada puncak acara peringatan,” lanjutnya.

Hal sama juga diutarakan Ketua DPRD Sragen, Bambang Samaketo. Dia menilai kepergian Mbah Gotho tidak hanya kehilangan bagi Sragen, namun juga bagi dunia.

Menurutnya sosok Mbah Gotho yang masih hidup dengan usia 146 tahun adalah fenomena tersendiri yang dibuktikan sudah banyak menjadi sorotan dunia.

“Setidaknya, Mbah Gotho sudah menjadi bagian dalam sejarah dunia sebagai orang pertama Sragen yang hidup sampai 146 tahun,” tuturnya.

Wardoyo