JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Miris, Begini Kelakuan Siswa-Siswi di Sragen yang Nodai Deklarasi Pelajar Damai

Miris, Begini Kelakuan Siswa-Siswi di Sragen yang Nodai Deklarasi Pelajar Damai

1800
BAGIKAN
  • Sejumlah siswa dan siswi SMK swasta di Sragen tepergok nekat melakukan aksi corat coret dan menyemprot seragam, wajah dan baju mereka untuk merayakan kelulusan, Selasa (2/5/2017). Joglosemar/Wardoyo

    SRAGEN- Momentum pengumuman kelulusan siswa SMA/K di Sragen, Selasa (2/5) kemarin dinodai dengan ulah tak terpuji puluhan siswa dan siswi dari SMK swasta di Sragen. Mereka tanpa sungkan nekat melakukan pesta corat-coret seragam dengan cat pilox di lokasi terbuka.

    Aksi itu digelar pukul 10.00 WIB. Mereka bergerombol di pinggir jalan dan kemudian merelakan seragamnya disemprot cat oleh temannya. Tidak hanya itu, ada juga yang muka dan rambutnya juga disemprot warna warni.

    Ironisnya, aksi corat-coret itu dilakukan di jalan dekat kompleks asrama Kodim dan Yonif 408 Sragen di Kampung Tegalsari, Sragen Kulon. Padahal pengumuman kelulusan baru akan disampaikan pukul 15.00 WIB.

    Tidak hanya itu, sebulan silam semua siswa SMA/K Sragen juga sudah dikumpulkan di GOR Sragen oleh Polres untuk mendeklarasikan anti corat-coret dan konvoi kelulusan.

    “Sekolah 12 tahun, semprotan sekali aja masa gak boleh pak, ” ujar salah satu siswa yang kemudian membuka bajunya dan menyemprot dengan cat.

    Siswa itu terdeteksi dari SMK swasta di dekat wilayah itu. Beberapa siswi juga tampak enjoy membiarkan bajunya ditandatangani, dicoreti hingga disemprot cat.

    Saat ditanya apakah mereka sudah tahu lulus, beberapa menjawab sudah pasti lulus. Perihal deklarasi anti corat-coret yang pernah dilontarkan semua siswa, ada yang menyahut tak peduli dengan deklarasi itu.

    “Itu nggak penting. Sing penting lulus pak, ” ujar siswa yang kemudian menutupi namanya.

    Mendengar hal itu, Wabup Sragen Dedy Endriyatno mengaku prihatin. Ia langsung mendatangi lokasi corat-coret dan memberi nasehat para siswa.

    Terpisah Ketua MKKS SMA Sragen, Amir Zubaidi mengatakan sesuai kesepakatan sekolah, kelulusan akan diumumkan pukul 15.00 WIB. Ia juga mengatakan semua sekolah juga sudah melarang adanya corat-coret maupun konvoi.

    “Kemarin juga sudah deklarasi tidak akan corat-coret, ” jelasnya. (#Wardoyo)