JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Mulai Minggu Depan, PKL Solo Baru Pindah ke Jalan Proklamasi

Mulai Minggu Depan, PKL Solo Baru Pindah ke Jalan Proklamasi

74
BAGIKAN
Joglosemar | Dynda WahyuWardani
SOSIALIASI – Petugas Satpol PP sedang membagikan selebaran sosialisasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) Sunday Market di Solo Baru untuk pindah ke Jl. Proklamasi, (21/5).

SUKOHARJO – Pedagang Kaki Lima (PKL) Sunday Market yang berada di pertigaan Langenharjo hingga patung pandawa akan pindah lokasi di jalan Proklamasi tepatnya barat Fave Hotel Solo Baru minggu depan, (28/5/2017).

Pemindahan itu telah disosialisasikan oleh Tim Satpol PP Sukoharjo dan disetujui para pedagang.

Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo mengatakan, pindahnya lokasi dagang PKL ini lantaran banyak faktor.

Yakni akses lalu lintas yang makin lama kian terhambat karena PKL yang makin tidak tertata. Karena itu diupayakan  penataan ulang untuk menimbulkan keindahan dan kenyamanan bagi masyarakat luas.

“Pindahnya lokasi PKL Sunday Market tidak ada hubungan dengan dibukanya RS Indriati,” tegasnya, Minggu (21/5/2017).

Selain itu, Heru berujar di lokasi tersebut akan ada rencana untuk membangun pergeliatan ekonomi yang semakin maju dan berkembang.

Contohnya akan ada perkantoran atau pertokoan yang akan lebih banyak menghasilkan pundi-pundi rupiah.

“Di sini akan ada investasi yang lebih bagus seperti akan ada fast food dan sebagainya. Jadi mulai minggu depan bila ada PKL yang masih membandel buka di sini, akan kami angkut,” ungkapnya.

Ketua Paguyuban PKL Sunday Market, Nardi menuturkan ada sekitar 400 PKL yang terdaftar dalam Kartu Tanda Anggota (KTA).

Sebelumnya sosialisasi sudah pernah dilakukan namun untuk kepastian tempat dan biaya yang harus dikeluarkan PKL baru kemarin dilaksanakan.

“PKL tidak perlu khawatir karena di sana tempat berdagang justru lebih representatif karena lebih luas. Sehingga dimungkinkan pasar akan lebih ramai dikunjungi oleh masyarakat,” ujarnya.

Salah satu PKL yang menjual mainan anak, Triyono mengaku ia masih keberatan dengan dipindahkannya lokasi Sunday Market.

Karena sudah banyak pelanggan yang hafal dengan lokasi di mana ia berjualan. Meski begitu, ia tetap menerima dan akan mematuhi aturan untuk pindah.

“Biasanya saya sehari berjualan disini kurang lebih dapat Rp 1juta. Kalau disana nanti belum bisa mengira-ngira. Ya semoga nanti akan lebih ramai,” harapnya.

Dynda Wahyu Wardani