JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Ngeriii, Begal Berpedang Lukai Sopir Truk di Banyudono

Ngeriii, Begal Berpedang Lukai Sopir Truk di Banyudono

150
BAGIKAN
Grafis: Taufik Andika

BOYOLALI—Aksi kejahatan terjadi di ruas jalan raya Solo-Semarang dengan korban sopir truk bermuatan pupuk.

Sopir tersebut dibegal oleh dua orang pelaku bersenjata pedang. Beruntung korban berhasil selamat meski sempat terluka akibat sabetan pedang.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (6/5/2017) lalu. Korban adalah Adi Seno (35), warga Bojonegoro, Jatim. Korban saat itu tengah melintas di jalan raya Solo-Semarang dengan ditemani seorang kenek bernama Luk Piatin.

Sesampainya di lokasi kejadian sekitar pukul 00.30 WIB, tepatnya di depan Pabrik Solo Murni, Dukuh Peni, Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono, tiba-tiba truk dihentikan oleh dua orang laki-laki tak dikenal yang langsung memecahkan kaca pintu truk sebelah kanan.

Pelaku memecahkan kaca dengan menggunakan pedang dan langsung mencoba naik ke dalam truk.

Korban kemudian didorong keluar oleh pelaku dan langsung saja disabet dengan pedang dua kali. Untung saja korban berhasil menangkisnya dengan tangan.

Namun korban tak mampu mengelak saat dipukul wajahnya dengan gagang pedang oleh pelaku.

Pelaku kemudian meminta uang kepada korban sebesar Rp 500.000 namun tidak diberikan. Sehingga pelaku pun semakin marah dan memecahkan kaca truk sisi kiri.

Beruntung, sebelum pelaku berbuat nekat, ada mobil patroli polisi yang melintas. Sehingga kedua pelaku pun kabur.

Kejadian ini kemudian dilaporkan korban ke Polsek Banyudono yang tak jauh dari lokasi kejadian. Atas kejadian tersebut, petugas pun melakukan penyelidikan.

Hingga akhirnya, Jumat (12/5/2017) akhir pekan kemarin, polisi berhasil membekuk salah satu pelaku, yakni Riko Nugroho alias Acil, warga Dukuh Kendon, Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, Karanganyar.

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi melalui Kasat Reskrim AKP M Huda mengungkapkan, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian material sekitar Rp 4,5 juta.

Sementara saat ini pihaknya masih memburu satu orang pelaku lagi. “Satu pelaku lagi masih kami kejar,” katanya.

 Ario Bhawono