JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Parkir Sembarang di Depan Pasar Klewer, Puluhan Motor Digembok

Parkir Sembarang di Depan Pasar Klewer, Puluhan Motor Digembok

37
BAGIKAN
ilustrasi. Foto: Maksum N F

SOLO – Puluhan sepeda motor yang berada di sisi selatan Jalan Radjiman atau depan Pasar Klewer berhasil digembok petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta, Senin (1/5/2017). Pasalnya mereka parkir di kawasan yang sudah dilarang Pemkot Surakarta untuk lokasi parkir.

Dari pantauan di lapangan, penertiban dengan mengembok di mulai sekitar pukul 10 .00 WIB. Petugas dari Dishub langsung menggembok kendaraan di lokasi terlarang.

Pemilik yang tahu kendaraannya digembok langsung mendatangi petugas. Mereka menolak untuk digembok karena belum ada sosialisasi dari Pemkot. Bahkan sempat terjadi adu mulut antara pemilik kendaraan dan petugas.

Setelah berkoordinasi dengan pihak terkait akhirnya pemilik kendaraan diperbolehkan mengambil kendaraan tanpa harus membayar denda. Sementara kendaraan harus segera dipindah di lantai dasar pasar.

“Ini penertiban kendaraan yang parkir sembarangan di kawasan Pasar Klewer. Ada sekitar 30-50 motor yang digembok dan satu mobil,” terang Kasi Parkir Umum dan Khusus Dishub Surakarta, Henry Satya Negara, Senin (1/5/2017).

Kawasan depan Pasar Klewer sudah dijadikan kawasan terlarang untuk parkir. Jalan Radjiman sisi selatan depan Pasar Klewer khusus sebagai jalur angkutan. Sosialisasi larangan parkir di kawasan tersebut sudah dilakukan sepekan belakangan melalui pengeras suara mobil petugas Dishub. Selain itu petugas juga telah memasang rambu larangan parkir di lokasi tersebut.

“Kawasan itu sudah dilarang untuk area parkir kendaraan. Jadi semua kendaraan itu masuk ke lantai basement yang cukup luas. Kita sudah sosialisasi ke masyarakat luas, mereka yang dengar langsung memindahkan motor saat petugas lewat,” ungkapnya.

Henry mengakui tidak sedikit pemilik kendaraan yang protes saat kendaraannya digembok dengan dalih belum mengetahui peraturan tersebut. Kendati kemarin sanksi denda gembok belum diberlakukan namun hari ini akan mulai diberlakukan.

“Mulai besok (hari ini), sanksi denda buka gembok juga mulai diberlakukan. Kita akan tempatkan petugas dan maksimalkan kamera pengawas,” sambungnya.

Sementara itu pemilik kendaraan, Rofiah mengaku tidak mengetahui larangan parkir tersebut. Motor miliknya digembok petugas karena parkir di area terlarang.

“Saya melihat banyak motor parkir di situ, terus saya ikut-ikutan parkir. Tahu-tahu petugas menggembok,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Joglosemar, pascaperesmian Pasar Klewer 21 April lalu, petugas memang masih memberikan toleransi bagi pedagang pasar yang memarkirkan kendaraannya di area terlarang untuk keperluan bongkar muat barang dagangan. Batas akhir toleransi ini habis pada Minggu (30/4/2017) lalu.

#Ari Welianto