JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Pasar Tanggul Jadi Percontohan Pasar Ramah Anak

Pasar Tanggul Jadi Percontohan Pasar Ramah Anak

18
BAGIKAN
Joglosemar|Maksum Nur Fauzan
PASAR RAMAH ANAK–Seorang anak ikut berbelanja di Pasar Ramah Anak Pasar Tanggul, Senin (15/5).

SOLO – Pasar Tanggul menjadi percontohan pasar tradisional ramah anak. Pada bagian belakang bangunan Pasar Tanggul terdapat ruang khusus bermain anak dan tempat penitipan anak. Sementara di lantai dua pasar terdapat ruang khusus bagi anak-anak.

Ruangan ini berbentuk selasar khusus anak, sehingga jika anak-anak sekolah ingin datang dan mengenal pasar dapat mengunjungi Pasar Tanggul.

“Sejak awal pembangunan pasar kita pun harus memperhatikan kelengkapan yang ada termasuk kebutuhan anak-anak,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Subagiyo di sela- sela kunjungan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Senin (15/5/2017).

Lurah Pasar Tanggul, Dwi Prasetya Wibawa mengungkapkan keberadaan Pasar Tanggul selama ini sering dikunjungi pelajar dari jenjang TK hingga SD yang ingin belajar mengenal pasar tradisional.

Dia menilai keberadaan area bangunan pasar yang bersih menjadi faktor pendukung yang membuat sekolah memilih Pasar Tanggul sebagai lokasi.

Salah seorang pengunjung Pasar Tanggul, Sinta (8) dan Lala (7) mengatakan jika keduanya senang berkunjung ke pasar tradisional. Selain dekat dengan rumahnya, mereka pun bisa jajan bakso kesukaanya di pasar.

Belum lagi tangga berjalannya menjadi hal yang menyenangkan sehingga mereka tidak lagi kelelahan. “Ya sering ke pasar, apa lagi kalau libur sekolah,” kata Sinta.

Lala menambahkan dia sangat sering ke pasar, hampir tiap hari dia pergi ke pasar. Lala mengaku seringnya mendapat tugas dari sang ibu membuatnya harus rutin ke pasar. Meskipun harus ke pasar tanpa orang ibunya dia mengaku sudah berani.

Pasar Tanggul selain menyediakan ruang pojok menyusui juga menyediakan tempat penitipan anak yang dikelola langsung oleh pengurus pasar.

Pada ruang penitipan anak terdapat aneka permainan anak seperti ayunan dan aneka mainan seperti bola, mobil-mobilan. Semua warga sekitar pasar dan anak para pedagang bisa memanfaatkan fasilitas ini secara gratis.

Kukuh Subekti