Pedagang di Pasar Gede Solo Sudah Terapkan HET

Pedagang di Pasar Gede Solo Sudah Terapkan HET

35
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
SIDAK JELANG PUASA—Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana (tengah) memeriksa daging ayam yang dijual saat melakukan inspeksi mendadak di Pasar Gede, Surakarta, Minggu (7/5/2017).

SOLO  – Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) bahan pangan di Pasar Gede, Solo, Minggu (7/5/2017) pagi. Sidak tersebut dalam rangka persiapan Ramadan 2017 untuk menjaga stabilitas harga.

Sidak juga didampingi Kepala Perdagangan Surakarta, Subagiyo. Menurut Subagiyo, Sidak dilakukan selain dalam rangka menjaga stabilitas harga, ketersediaan stok, juga mengatur emosi masyarakat berbelanja untuk kebutuhan hari raya nanti. “Sosialisasi semacam ini sudah bekerja sama dengan dinas keagamaan untuk menyampaikan ke masyarakat. Karena karakteristiknya ketika suatu komoditas banyak diburu masyarakat, akan menstimulasi kenaikan harga komoditas tersebut,” jelasnya kepada wartawan, Minggu (7/5/2017).

Baca Juga :  Pelayanan Uang Baru BI di Beteng Vastenburg 19-22 Juni

Lanjut Subagiyo, pantauan langsung di lapangan ini dalam rangka memastikan apakah penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk gula pasir, minyak goreng, dan daging beku sudah diterapkan di lapangan atau belum, baik itu di pasar modern maupun tradisional.

“Selain komoditas tersebut, juga pastinya untuk mengetahui komoditas lainnya yang kemungkinan akan naik harga maupun rawan inflasi. Selain itu nantinya Pemkot akan menerjunkan satgas untuk memantau gerakan harga serta distribusi di pasaran tradisional,”tegasnya.

Baca Juga :  Lebaran,Okupansi Tjokro Hotel Klaten Capai 100 Persen

Berdasarkan Sidak, Eva Yuliana mengaku belum menemukan kejanggalan. Hanya soal ketersedian stok, seperti minyak goreng kemasan sederhana, ada yang tersedia, ada sebagian kosong. Selain itu untuk gula pasir kemasan pun pedagang bisa mendapatkan gula yang berwarna putih, rasanya manis dan harga yang sama namun kualitas lebih bagus.

1
2
BAGIKAN