JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Pedagang di Pasar Rejosari Akan Dikelompokkan

Pedagang di Pasar Rejosari Akan Dikelompokkan

14
BAGIKAN
Ilustrasi pasar. Foto : Dok Joglosemar

SOLO – Pemkot Surakarta memberlakukan sistem zoning bagi Pasar Rejosari usai dibangun ulang. Saat ini, Pemkot telah menandatangani kontrak dengan pemenang lelang proyek fisik senilai Rp 19,5 miliar tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Surakarta, Subagiyo mengungkapkan Pasar Rejosari menjadi satu dari tiga pasar yang mendapatkan prioritas pembangunan pasar tradisional.

Di mana, pasar tersebut dipilih lantaran kondisinya yang sudah mendesak untuk dibangun ulang.

“Pembangunan Pasar Rejosari selama 210 hari kalender dan rencananya Desember sudah selesai. Sesuai dengan pembangunan pasar sebelumnya, arsitektur Jawa sangat dominan dalam bangunannya. Kami juga memberlakukan sistem zoning di dalamnya,” kata dia.

Zoning yang dimaksudkannya adalah pengelompokan pedagang sesuai dengan barang-barang yang dijual.

Zoning itu meliputi zonasi daging, sayuran, gerabah, hingga kuliner. Ini dimaksudkan untuk mempermudah pembeli dalam mencari barang yang dikehendakinya.

Bagiyo menambah an, pasar tersebut dibangun dua lantai. Begitu juga dengan pasar yang dibangun tahun ini, yakni Pasar Sangkrah.

Pasar tersebut selama ini menjadi tumpuan bagi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Surakarta, Honda Hendarto berharap kontraktor mampu menepati deadline sesuai dengan isi kontrak. Selain itu, masalah kualitas bangunan juga harus menjadi perhatian.

“Kami harap bisa tepat waktu dengan kualitas yang bagus. Karena bangunan itu untuk jangka panjang dan harapannya dapat memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli,” harapnya, Jumat (19/5/2017).

#Murniati