JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Pelaku Ketagihan Mencuri Koleksi Keraton Kasunanan

Pelaku Ketagihan Mencuri Koleksi Keraton Kasunanan

88
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
MENCURI BARANG KERATON – Kasat Reskrim Polresta Surakarta, Kompol Agus Puryadi (kiri) memeriksa tiga tersangka pencurian barang milik Keraton Kasunanan Surakarta di Mapolresta Surakarta , Selasa (16/5). Dua barang berharga milik Keraton Kasunanan Surakarta berupa patung loro blonyo dan tongkat dicuri oleh tersangka untuk dijual.

SOLO Benda-benda hasil curian di kompleks Keraton Kasunanan Surakarta berupa satu pasang patung kayu Loro Blonyo, satu buah bokor dan satu buah tongkat kayu,  laku dijual dengan harga Rp 1.400.000.

Empat buah benda hasil curian Joko Margono (59) alias Jack, dijual kepada Sarfan (59) sebesar Rp 900.000. Keduanya adalah warga Kampung Langensari, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon.

Oleh Sarfan, keempat benda curian tersebut dijual lagi kepada Suhermanto (42) sebesar Rp 1.400.000. Suhermanto merupakan warga Jalan Lembu Suro RT 01 RW 09 Kelurahan Gajahan, Pasar Kliwon yang berprofesi sebagai pedagang barang-barang antik sejak tahun 1994.

Kapolresta Surakarta, AKBP Ribut Hari Wibowo melalui Kasat Reskrim, Kompol Agus Puryadi menjelaskan, Joko Margono ditangkap di dalam kompleks Keraton Surakarta pada Senin (15/5/2017) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Ia mengungkapkan, tersangka ditangkap di dalam kompleks keraton.

Joko Margono yang saat itu hendak melakukan aksi pencurian, ternyata diketahui oleh GKR Timoer Rumbai saat masuk ke dalam kawasan Keputren.

GKR Timoer Rumbai yang menghuni Keputren, ternyata  telah memasang jebakan berupa tali diberi kaleng dan diikatkan di kursi. Jebakan itu dipasang lantaran empat  benda antik milik keraton hilang pada Jumat (12/5/2017) petang.

“Saat pelaku menyandung tali jebakan menimbulkan suara gaduh hingga membangunkan penghuni keraton,” terang Kompol Agus Puryadi, Selasa (16/5/2017).

Lebih lanjut ia menjelaskan, lantaran aksinya ketahuan putri Raja Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi itu, pelaku panik dan lari tunggang langgang. Menurut dia, pihak keraton langsung menghubungi Polsek Pasar Kliwon dan Polresta Surakarta.

“Setelah dilakukan pencarian dengan menyisir kompleks keraton, pelaku berhasil ditangkap di semak-semak di dalam kompleks keraton. Pelaku langsung digelandang ke Mapolresta Surakarta guna penanganan lebih lanjut,” imbuh dia.

Agus Puryadi melanjutkan, setelah dilakukan pemeriksaan, Joko mengaku sebelum ditangkap telah melakukan aksi pencurian dua hari sebelumnya dan menggasak empat benda antik.