Pemuda Pancasila Sukoharjo Kecam Aksi Terorisme di Kampung Melayu

Pemuda Pancasila Sukoharjo Kecam Aksi Terorisme di Kampung Melayu

11
Antara | Puspa Perwitasari
LAKUKAN PENJAGAAN–Aparat kepolisian berjaga di lokasi ledakan bom Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (25/5). Bom yang meledak pada Rabu (24/5) malam tersebut mengakibatkan 15 orang menjadi korban, lima di antaranya meninggal dunia.

SUKOHARJO—Puluhan anggota Pemuda Pancasila (PP) Majelis Pimpinan Cabang Sukoharjo melakukan aksi di bundaran Proliman, Sukoharjo Kota, Jumat (26/5/2017) siang.

Mengenakan baju doreng berwarna orange, mereka menyuarakan kecaman atas teror bom yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta, pada Rabu (24/5/2017) malam.

Selain membawa sejumlah spanduk dukungan kepada Polri, mereka juga menyerukan agar masyarakat tidak takut dengan aksi teror yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab tersebut.

Ketua PP Sukoharjo Nursito, dalam orasinya mengatakan, teror adalah hal keji yang dapat meresahkan masyarakat.

Baca Juga :  Polres Sukoharjo Bagikan 347 Paket Zakat

Masyarakat yang sudah hidup tenang di wilayah Indonesia yang damai harus tercoreng dengan perbuatan yang merugikan bahkan sampai merenggut nyawa orang lain.

“Tidak ada hal yang pantas kecuali dengan menghukum seberat-beratnya para teroris. Pancasila! Abadi! NKRI! Harga mati!” serunya.

Nursito juga menegaskan, pihaknya akan selalu siap mendukung Polri dalam upaya pengusutan dan pemusnahan jaringan terorisme. Aksi tersebut sekaligus sebagai menyampaian simpati dan turut berduka terhadap para korban.

“Semoga kita semua bisa kuat dan bersama-sama dalam menumbangkan terorisme. Jangan sampai mereka semakin merajalela,” ungkapnya.

Baca Juga :  PNS Tanpa Istri Ini Tewas di Rumah Kontrakan Karena Tak Ada yang Menolong

Dalam aksi kemarin, ada empat poin pernyataan sikap yang disampikan. Pertama, mengecam dan mengutuk aksi bom bunuh diri maupun bentuk teror lainnya.

Kedua, menolak paham komunis dan paham lain yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila dan mengancam keutuhan NKRI.

Ketiga, Pemuda Pancasila siap menjaga keutuhan dan kerukunan umat beragama di Sukoharjo. Dan keempat, mendukung kinerja Polri untuk tegas terhadap setiap kelompok yang berupaya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Dynda Wahyu Wardhani

BAGIKAN