JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Pengiriman Uang TKI di Korea Selatan Tembus Rp 2,6 Triliun

Pengiriman Uang TKI di Korea Selatan Tembus Rp 2,6 Triliun

62
BAGIKAN
Ilustrasi

SOLO – Pengiriman uang ke Indonesia dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan selama 2016 mencapai Rp 2,6 triliun.

Demikian disampaikan Deputi Penempatan Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Agusdin Subiantoro disela-sela Pelaksanaan test Tahap ke-2 Skill dan Competency Test EPS-Point System Penempatan TKI ke Korea Selatan Program G to G yang berlangsung di Kampus STIE AUB Surakarta, Sabtu (20/5).

“Remitansi atau pengiriman uang oleh TKI di Korea Selatan tercatat mencapai Rp 2,6 triliun. Remitance yang sudah dikirimkan ke Indonesia tahun 2016 cukup besar dan itu dari transaksi perbankan. Tentunya akan lebih besar lagi kalau bisa mendeteksi pengiriman melalui perseorangan,” jelasnya.

Lanjut Agusdin, hal ini menunjukkan bahwa kesepakatan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan meningkatkan ekonomi di masing-masing negara.

Selain meningkatkan pertumbuhan usaha kecil menengah di Korea Selatan, juga meningkatkan remitansi TKI, yang dapat menumbuhkan usaha kecil di Indonesia.

Selama ini pilihan terbanyak bagi TKI di Korea Selatan yaitu bekerja di bidang manufaktur, perikanan, pertanian dan sektor konstruksi.

Namun pemerintah Indonesia sangat berharap dapat dikembangkan pula pada jasa yakni bidang Kesehatan khususnya perawat.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI , Hariyadi Agah, menambahkan untuk upah minimum di Korea saat ini mencapai 1.350.000 won atau setara dengan Rp 16 juta.

Namun take home pay yang diterima TKI akan lebih besar dari jumlah tersebut, dan jika ditambah lembur bisa mencapai Rp 20 hingga Rp 30 juta tergantung perusahaannya.

Kemudian terkait dengan adanya Skill dan Competency Test EPS-Point System Penempatan TKI ke Korea Selatan Program G to G yang digelar di kampus STIE AUB Surakarta ini, diikuti 9.393 orang yang berhasil lolos dari seleksi tahap 1 pada April kemarin.

Dari jumlah tersebut tersebar di empat lokasi, terbanyak di UNS Solo yang dilaksanakan di Kampus STIE AUB mencapai 5.028 orang, Unitomo Surabaya 2.498 peserta, Ikopin Bandung 1.387 orang dan 426 orang melaksanakan test di Universitas Esa Unggul Jakarta.

Pada 2016 BNP2TKI telah mengirim TKI ke Korea Selatan sebanyak 5.662 orang atau 128 persen dari kuota yang dibutuhkan 4.400 orang, sedangkan hingga April 2017 telah dikirim 1.200 TKI hasil test tahun 2016.

Dwi Hastuti