Peringati Hari Kebangkitan Nasional, IMM UMS Ajukan Lima Tuntutan

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, IMM UMS Ajukan Lima Tuntutan

25
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani
AKSI—Puluhan Mahasiswa IMM UMS menggelar aksi di pertigaan kampus UMS untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Kamis (19/5)

SUKOHARJO – Sebanyak 60 mahasiswa dari Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar aksi di pertigaan kampus setempat, Jumat (19/5/2017).

Mereka membentuk lingkaran di tengah jalan dan menyuarakan beberapa tuntutan kepada pemerintah dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Selain itu juga ada adegan teatrikal seorang petani yang nasibnya semakin lama semakin tertindas.

Baca Juga :  Antisipasi Gangguan, Kamtibmas Sukoharjo Bersenjata Lengkap

“Harusnya semakin lama umur Indonesia, maka rakyatnya juga harus semakin sejahtera. Bukan malah semakin miskin,”ungkap salah satu orator, Panji.

Koordinator aksi, Andi Albajah mengatakan dalam kesempatan tersebut pihaknya ingin mengenang kembali pejuang terdahulu. Selain itu mereka juga ingin menyampaikan lima tuntutan.

Kelima tuntutan itu mengembalikan subsidi listrik 900 volt, menghentikan aktivitas eksploitasi alam, mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan dan kesehatan, mengimplementasikan supremasi hukum dan menolak dominasi asing di segala aset bangsa.

Baca Juga :  Polres Sukoharjo Bagikan 347 Paket Zakat

Menurut dia, data BPS menyatakan tingkat ketimpangan di negeri ini masih bertengger pada poin 40 persen. Hal ini menunjukan orang yang kaya semakin kaya.

“Kami berharap suara kami ini didengar oleh pemerintah. Karena suara mahasiswa adalah suara rakyat,”ungkapnya.

 Dynda Wahyu Wardhani

BAGIKAN