JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market Pertamina Jateng-DIY Bentuk Satgas Monitor Gerak BBM dan Elpiji

Pertamina Jateng-DIY Bentuk Satgas Monitor Gerak BBM dan Elpiji

4
BAGIKAN
Ilustrasi: Joglosemar/Maksum Nur Fauzan

SOLO – Pertamina MOR IV yang membawahi provinsi Jawa Tengah dan DIY   membentuk Satuan Petugas (Satgas) dalam rangka memonitor gerak stok BBM dan Elpiji aman saat Ramadan dan Idul Fitri nanti.

Satgas ini bekerja secara lebih komprehensif yang diperkuat oleh Person In Charge (PIC) dari berbagai fungsi di antaranya Sales Excecutive baik Retail Maupun Domestic Gas, Supply & Distribution, Keuangan, IT dan didukung penuh oleh Hiswana Migas serta berbagai fungsi dan instansi terkait lainnya.

General Manager Pertamina MOR IV, Ibnu Chouldum mengatakan Satgas mulai aktif bekerja pada H-15 hingga H+15 Idul Fitri. Bahkan pada H-5 sampai  H+5 Idul Fitri, supply point dan Satgas akan bekerja selama 24 Jam sebagai antisipasi padatnya arus mudik lebaran yang menyebabkan kemacetan.

“Demi memastikan pasokan Stok BBM dan elpiji aman di wilayah Jateng & DIY, Pertamina bentuk Satgas ini,” ujarnya, Sabtu (20/5/2017).

Saat Ramadan dan Idul Fitri biasanya terjadi kenaikan tren konsumsi BBM dan elpiji yang berdampak pada proses penambahan stok. Sehingga pembentukan satgas ini merupakan salah satu strategi yang dipersiapkan untuk mengamankan distribusi.

“Strategi pembentukan Satgas ini juga diperkuat dengan dibentuknya SPBU dan SPBE kantong yang tersebar di berbagai lokasi guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki,” imbuhnya.

Sementara itu Retail Fuel Marketing Manager MOR IV, Iin Febrian menyampaikan kenaikan konsumsi BBM dan elpiji pada Ramadan dan Idul Fitri merupakan hal yang sudah lumrah terjadi terutama jelang arus mudik dan arus balik.

Sebagai contoh untuk produk Premium, Pertamina telah menyiapkan tambahan stok hingga 15 persen dari rata-rata harian normal.

Tak hanya itu, Pertalite sebagai salah satu Bahan Bakar Khusus (BBK) unggulan Pertamina juga telah disiapkan antisipasi kenaikannya hingga 25 persen dengan rata-rata konsumsi harian 5.824 Kiloliter (KL), diikuti dengan kenaikan konsumsi produk lainnya seperti Pertamax naik 20 persen, Pertamax Plus naik 20 persen dan Pertamina Dex dan Dexlite disiapkan kenaikannya hingga 100 persen.

Garudea Prabawati