JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Proyek Flyover Manahan, Dishub Matangkan Konsep Perlintasan Sebidang Darurat

Proyek Flyover Manahan, Dishub Matangkan Konsep Perlintasan Sebidang Darurat

35
BAGIKAN
Joglosemar|Maksum Nur Fauzan
OVERPASS MANAHAN–Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo bersama pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mengunjungi lokasi perlintasan Kereta Api Manahan, Selasa (7/2). Menurut rencana Overpass Manahan akan mulai dibangun pada April.

SOLO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta bakal mematangkan konsep pembangunan perlintasan sebidang darurat pada proyek flyover Manahan.

Sementara itu, pertemuan dengan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dilakukan untuk membahas teknis pembuatannya.

Seperti diketahui, Belum lama ini Walikota Surakarta mengirimkan permohonan ke Dirjen Perkeretaapian untuk membuat dua pelintasan sebidang sementara berkaitan dengan proyek pembangunan flyover.

“Kami diundang, kemungkinan untuk menjawab permohonan Pak Wali (Walikota Surakarta). Kami belum mengetahui pasti, rencana pembuatan pelintasan tersebut diijinkan atau tidak. Namun jika disetujui, maka akan ditindaklanjuti dengan pelaksanaan teknisnya di lapangan,” urai Kepala Dishub Kota Surakarta, Hari Prihatno, Selasa (2/5/2017).

Rencananya dua pelintasan sebidang tersebut akan dibuat di kawasan Brengosan yang menghubungkan Jalan Hasanudin dengan Jalan Sam Ratulangi, tembus ke Jalan KS Tubun.

Serta di Jalan Hasanudin yang terhubung dengan area Kampung Purworejo. Dua titik pelintasan dibuat untuk jalur alternatif lalu lintas, selama flyover Manahan dibangun.

“Semula desain pelintasan yang tembus ke Jalan KS Tubun bisa dilewati kendaraan roda empat. Sedangkan pelintasan yang tembus ke Kampung Purworejo didesain hanya untuk kendaraan roda dua serta kendaraan nonmesin dan pejalan kaki. Tapi belum fix ya, khususnya untuk pelintasan yang tembus Jalan KS Tubun. Terlalu riskan kalau dilalui kendaraan roda empat, karena kendaraan harus berbelok tajam. Bisa-bisa malah menimbulkan titik kemacetan baru,” tandas Hari.

Triawati Prihatsari Purwanto