JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Proyek Jalan Telat dan Gagal Lelang, Pimpinan DPRD Sragen Mencak-Mencak

Proyek Jalan Telat dan Gagal Lelang, Pimpinan DPRD Sragen Mencak-Mencak

2013
Kondisi truk tronton asal Jatim yang seharian mogok akibat terperosok lubang di jalur ring road selatan Sragen tepatnya di sebelah barat Harmoni Mall Beloran, Sragen, kemarin. Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Kegagalan lelang sejumlah proyek jalan dan jembatan anggaran 2017 serta belum dimulainya pelaksanaan proyek 2017, membuat pimpinan DPRD Sragen berang. Ketua DPRD, Bambang Samekto bahkan mengagendakan pemanggilan Dinas pekerjaan Umum (DPU) dan Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) yang dianggap paling bertanggungjawab atas keterlambatan dan kegagalan lelang sejumlah proyek.

“Kami nggak habis pikir kenapa sampai lelang saja nggak ada pemenangnya. Harusnya sekarang ini proyek-proyek sudah dikerjakan, tapi belum ada yang dimulai. Kok malah ada sebagian yang harus gagal dilelangkan. Makanya kami akan segera panggil DPU,” papar Bambang kepada wartawan, Jumat (5/5/2017).

Ia menilai pemanggilan diperlukan untuk mengusut penyebab gagalnya lelang sejumlah proyek. Padahal, tenggat waktu pelelangan sudah terbilang terlambat. Jika harus dilelangkan ulang maka otomatis akan butuh waktu lagi dan semakin memperlambat pengerjaan perbaikan jalan.

Lebih dari itu, ia memandang keterlambatan pengerjaan proyek itu juga harus menjadi catatan soal kinerja pimpinan DPU. Pasalnya meski baru dilantik pada awal 2017, pejabat pengampunya adalah wajah lama dan sebelumnya juga pernah memimpin dinas tersebut.

“Kami terus terang kecewa. Susah payah DPRD membahas APBD penetapan siang dan malam untuk ngejar agar bisa digedok sebelum awal tahun. Ketika sudah digedok, malah pelaksanaan molor sampai hampir lima bulan,” jelasnya.

Senada, Wakil Ketua DPRD dari FPKB, Hariyanto juga menyayangkan belum dimulainya pengerjaan proyek perbaikan jalan dari APBD dan masih adanya beberapa proyek yang gagal lelang. Selain mendukung pemanggilan DPU, ia juga mengingatkan agar keterlambatan tidak terulang serta pelaksanaan tender ulang bisa secepatnya diselesaikan.

“Kasihan masyarakat yang sudah lama menunggu ada perbaikan jalan dan pembangunan,” tukasnya.

Sayangnya, Kepala DPU, Marija belum bisa dihubungi maupun dikonfirmasi. Beberapa kali dikontak, nomor HP-nya tidak aktif. Sementara, Kepala LPBJ Setda Sragen, Tedy Rosanto mengatakan untuk 18 dan 11 paket proyek fisik yang berhasil dilelangkan, sudah dikirimkan dokumennya ke DPU beberapa hari lalu.

Sedangkan tujuh proyek yang gagal, akan dilelangkan ulang bersamaan dengan lelang proyek Bidang Pengairan dalam waktu dekat ini setelah ada evaluasi.

Sementara Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan untuk proyek yang sudah selesai lelang, diperkirakan pekan depan sudah bisa dimulai. Wardoyo

BAGIKAN