JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Pendidikan Puan Luncurkan Program Revitalisasi SMK di Solo

Puan Luncurkan Program Revitalisasi SMK di Solo

39
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PENYERAHAN KIP— Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani secara simbolis menyerahkan Kartu Indonesia Pintar pada pelajar saat digelar Penyerahan Kartu Indonesia Pintar dan Peluncuran Program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan di kawasan Stadion Manahan, Surakarta, Jumat (26/5/2017).

SOLO- Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, meluncurkan Program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nasional 2017 di tempat parkir Stadion Manahan, Solo, Jumat (26/5/2017). Bahkan Puan sangat mengapresiasi Mendikbud beserta jajaran peluncuran program revitalisasi SMK secara nasional, sehingga ada sinergi antara SMK dengan pelaku industri.

”Revitalisasi SMK ini mensinergikan antara pendidikan di SMK dengan kebutuhan industri,” kata Puan dalam sambutannya. Lanjut Puan, program revitalisasi SMK ini dibuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mengejar ketertinggalan Indonesia dibanding negara lain dalam hal sumber daya manusia (SDM).

“Berdasarkan data, sekitar 63 persen tenaga kerja Indonesia tamatan SMP ke bawah. Padahal, kompetensi pendidikan SDM sangat berperan dengan kemajuan ekonomi bangsa ke depan terlebih saat ini sudah memasuki era global,” imbuh Puan. Oleh karena itu, ia mengemukakan jika lulusan siswa SMK yang berkualitas tidak lepas peran dari tenaga pendidik atau guru.

Puan mengakui, jika saat ini sedang kekurangan tenaga guru untuk mendukung program kejuruan SMK. Sehingga pemerintah akan segera mengupayakan untuk memenuhi kekurangan guru tersebut. “Tenaga guru nantinya bakal di sertifikasi dari pelaku industri, terutama guru yang mengajar kejuruan di SMK. Kekurangan tenaga pendidikan akan diupayakan untuk segera dipenuhi,” kata Puan.