Puluhan Industri Kreatif Ramaikan Solo Trade Expo

Puluhan Industri Kreatif Ramaikan Solo Trade Expo

30
ilustrasi industri kreatif

SOLO—Dinas Perdagangan Kota Surakarta menggelar agenda Solo Trade Expo (STE) pada Kamis hingga Minggu (18-21/5/2017) di gedung Graha Soloraya Bakorwil II.

Gelaran ini diikuti oleh 52 pelaku industri kreatif, mulai dari industri usaha mikro hingga makro, turut serta berpartisipasi.

Disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Subagiyo, produk yang ditawarkan dalam ekspo kali ini sangat beragam.

Pengunjung bisa menemukan berbagai produk usaha kecil maupun makro, seperti batik, sepatu kayu, merchandise, mainan, kuliner, kriya kerajinan, elektronik, hingga barang tradisional.

Baca Juga :  Hangatnya Lebaran 1438 H di Syariah Hotel Solo

“Gelaran ini memang sengaja ditujukan, selain untuk selain promosi juga untuk memfilter UKM (usaha kecil menengah) di Solo sebelum mengikuti pameran yang lebih besar,” ujar Subagiyo kepada Joglosemar, Jumat (19/5/2017).

Sementara itu, Ketua Indonesia Congress and Convention Association (INCCA) Solo, Daryono, menambahkan, Kota Solo selama ini juga dikenal dengan kota perdagangan.

Selain itu, perputaran perekonomiannya secara skala provinsi Jawa Tengah menjadi yang tertinggi, karena kontribusi dari industri serta perdagangan yang ada di dalamnya.

“Maka dari itu adanya gelaran STE ini diharapkan dapat membantu meningkatkan eksistensi produk-produk kreatif di Solo, sehingga memperluas pangsa pasar secara domestik maupun internasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Katering Al-Hikmah, Sediakan Menu Tradisional dan Halal

Selain itu, dalam gelaran STE 2017 ini, dengan adanya produk industry kecil dan mikro, memberi kontribusi tersendiri pada ragam jenis barang yang ditawarkan.

“Ini menjadi keunikan sendiri, sehingga variasi pasar ada dan akan menjadi peluang bagi industri kecil untuk tumbuh menjadi besar dengan pangsa pasar yang luas, serta dapat mendongkrak potensi-potensi lokal yang ada,” tutupnya.

Garudea Prabawati

BAGIKAN